SUKABUMI – Realisasi investasi di Kota Sukabumi sepanjang 2025 mencapai Rp1,150,5 miliar. Angka tersebut bersumber dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA), menurut data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Sukabumi.
Kepala Bidang Penanaman Modal DPMPTSP Kota Sukabumi, Teten Agus Sugihan, menyebut peningkatan investasi berdampak langsung terhadap penyerapan tenaga kerja. Sepanjang 2025, tercatat 27.102 tenaga kerja terserap di berbagai sektor usaha, mulai dari perusahaan besar hingga UMKM.
Meski wilayah Kota Sukabumi relatif kecil, pemerintah daerah terus mengoptimalkan potensi investasi dengan dukungan pembangunan infrastruktur strategis, termasuk proyek nasional Jalan Tol Bocimi. Tiga kecamatan dinilai masih memiliki prospek investasi besar, yakni Baros, Cibeureum, dan Lembursitu (Bacile).
Teten menegaskan, investasi di Kota Sukabumi dibatasi untuk industri non-polutan serta pengolahan berskala kecil dan menengah. Karena itu, sektor jasa dan perdagangan, termasuk properti, masih mendominasi struktur investasi daerah.






