Harga Telur Ayam di Kota Sukabumi Bertahan Rp32 Ribu

pedagang di Pasar Pelita Kota Sukabumi
Salah seorang pedagang di Pasar Pelita Kota Sukabumi, saat melayani pembeli.

SUKABUMI — Harga komuditas telur ayam ras di Kota Sukabumi, masih bertahan dikisaran Rp31 ribu sampai Rp32 ribu perkilogram. Kenaikan harga ini, membuat para pedagang mengeluh karena berkuranganya minat pembeli.

Salah seorang pedagang telur di Pasar Pelita Kota Sukabumi, Asep Abdul (27) mengatakan, kenaikan sudah terjadi sekitar 15 hari kebelakang yang menyebabkan pelanggan sepi. “Kalau pasokan sih selama ini lancar, tapi tidak alami kelangkaan,” kata Asep kepada Radar sukabumi, Jumat (2/9).

Bacaan Lainnya

Disaat harga telur ayam ras normal, Asep mengaku, mampu menjual sekitar 10 peti. Namun, ketika terjadi kenaikan terpaksa harus dikurangi karena pembeli sepi.

“Waktu harga telur normal di Rp28 ribu perkiligram mampu menjual sebanyak 5 kilogram. Tapi disaat kondisi saat ini paling banyak mencapai 2 kilogram. Dan informasinya harga telur naik disinyalir akibat maraknya Bansos, sehingga para pemasok yang menyuplai telur untuk kebutuhan bansos menaikan harga, sehingga imbasnya harga di pasar pun naik,” benernya.

Sementara itu, Kepala Seksi Pengawasan Barang dan Strategis, pada Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindutrian, dan Perdagangan (Diskumindag) Kota Sukabumi, M.Rifki mengungkapkan, kenaikan harga telur ayam ras terjadi sejak tanggal 9 Agutus lalu.

Ini disebabkan, karena peternak ayam petelur berkurang. “Peternak ayam petelur sudah tidak produktif lagi lantaran banyak yang dipotong. Sehingga, mengakibatkan harga terkoreksi naik. Mudah-mudahan lambat laun, harga telur bisas kembali normal,” singkatnya.

Sebelumnya, Wakil Gubenur Jawa Barat, UU Ruzhanul Ulum, mengatakan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) menjamin, harga telur ayam ras akan segera kembali normal dalam waktu dekat ini. “Kami akan berusaha harga telur ayam di Jawa Barat segera akan turun,” ucap Uu saat berkunjung ke Pasar Pelita Kota Sukabumi, beberapa waktu lalu.

Sebab itu, kata Uu, langkah Pemprov Jabar akan segera bergerak untuk mentsabilkan harga telur ayam ras yang saat ini tengah melambung tinggi. “Kami juga bekerja sama dengan pemerintah pusat agar harga telur segera kembali stabil. Intinya kami akan berikhtiar dan menjamin harga telur di Jawa Barat segera turun lagi,” tukasnya. (bam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.