Harga Obat Uap Pernapasan di Sukabumi ‘Meroket’

Obat Uap Pernapasan
Obat Uap Pernapasan. Foto:ilustrasi

SUKABUMI – Seiring dengan meningkatnya kasus terkonfirmasi Positif Covid-19 ternyata berdampak kepada harga obat uap pernapasan atau Combivent Nebulizer. Saat ini harga obat tersebut naik mencapai 100 persen.

Informasi dilapangan sebelumnya harga Combivent berkisar Rp.15.000 kini harga per vialnya mencapai Rp.30.000. Bahkan mulai terjadi kelangkaan.

Bacaan Lainnya

” Iya kemarin saya nyari obat Combivent Nebul tapi tidak ada. Saya sudah cari ke beberapa apotek tapi katanya habis,” ujar salah satu konsumen, Annya.

Tapi untungnya kata Annya ada di salah satu apotek, namun harganya jadi mahal tidak seperti biasanya.

“Harganya lumayan kaget, biasanya pervial Rp.15.000 kini hampir Rp.30.000 an,”ungkapnya.

Hal senada dikatakan oleh Warga Cikole, Nindi. Dirinya mengaku kesulitan mencari obat Uap Pernapasan tersebut. Meskipun ada tapi harganya juga lumayan mahal.

” Harganya bisa mencapai 29 ribu keatas. Kenaikannya hampir 100 persen,” katanya.

Dirinya berharap pemerintah bisa menstabilkan obat tersebut. Apalagi saat ini kondisinya dibutuhkan oleh banyak orang.

” Jangan sampai ada yang memanfaatkan, warga sedang menderita ini malah di naik harganya,” pungkasnya. (bal)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.