Hanima Foundation Peduli Guru Ngaji

Sejumlah petugas Hanima Foundation saat memberikan langsung bingkisan THR untuk guru ngaji Desa Unrusbinganun Kecamatan Kadudampit Kabupaten Sukabumi

SUKABUMI– Yayasan sosial dan pendidikan Islam Hanima Foundation kembali menggulirkan program THR Guru ngaji. Kegiatan rutin tahunan ini sebagai salah satu upaya pemberdayaan guru ngaji di setiap wilayah di Kota dan Kabupaten Sukabumi.

Wakil ketua Yayasan Hanima Foundation, Heri mengatakan, pemberian THR ini merupakan kali kedua dilakukan. Di mana tahun ini mengalami peningkatan jumlah penerima yakni diberikan kepada 300 guru ngaji di wilayah Kota dan Kabupaten Sukabumi.

Bacaan Lainnya

“Alhamdulillah tahun ini 300 penerima, tahun sebelumnya hanya 150 penerima,” ujar Heri kepada Radar Sukabumi, belum lama ini.

Diakui Heri, keberadaan guru ngaji kerap kurang mendapatkan perhatian dari pemerintah, masyarakat dan lembaga lainnya, sehingga pihaknya berinisiatif memberikan bantuan sembako, sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan menegakan ajaran Islam di kalangan masyarakat, terutama di masa pandemi saat ini.

“Dana yang kita kumpulkan dari para donatur yang peduli dengan kesejahteraan para guru ngaji. Dan Alhamdulillah semua diberikan sesuai amanah yang diberikan,” akunya.

Adapun syarat penerima bantuan sendiri, guru ngaji bersangkutan menyantumkan jumlah santri yang diajar dan alamat majelisnya. Selain itu, ada rekomendasi dari jamaah dan masyarakat sekitar.

Heri menambahkan, selain THR guru ngaji, pihaknya pun memiliki program pemberian kafalah atau insentif untuk guru ngaji. Di mana, program ini merupakan program Kampung Amal Al-quran yang berada di sepuluh titik wilayah Kota dan Kabupaten Sukabumi. “Setiap bulannya, para guru ngaji ini mendapatkan Rp 400 ribu,” tambahnya.

Ia berharap, program-program yang sedang di jalankannya ini mendapatkan ridho Allah subhanahu wa ta’ala dan menjadi pilot project dalam pengembangan kesejahteraan guru ngaji. (bam/t)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.