FPD BPBD Kota Sukabumi Jadi Ajang Perkuat Sinergitas

FPD BPBD Kota Sukabumi
BPBD Kota Sukabumi saat menggelar FPD di Kantor BPBD Kota Sukabumi di Kelurahan Gedongpanjang, Kecamatan Citamiang, Senin (26/2).

CITAMIANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi, menggelar Forum Perangkat Daerah (FPD). Hal ini, dilakukan menjadi wadah penting untuk memperkuat sinergi dan strategi penanggulangan bencana.

Penjabat Wali Kota Sukabumi, Kusmana Hartadji menjelaskan, Kota Sukabumi memiliki risiko bencana kategori sedang. Meski demikian, pentingnya peran aktif seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan dalam penanggulangan bencana.

Bacaan Lainnya

“Pemerintah daerah bertanggung jawab terhadap penanggulangan bencana di daerah. Kita harus terus meningkatkan peran kita sebagai perangkat daerah untuk hadir di tengah masyarakat,” kata Kusmana kepada wartawan, Senin (26/2).

Kusmana mengapresiasi BPBD yang selalu membangun komunikasi dan sinergi dengan berbagai pihak, termasuk para sukarelawan. Ia menekankan pentingnya antisipasi bencana melalui tata ruang yang baik dan dukungan dari seluruh stakeholder.

“Forum Perangkat Daerah ini menjadi sangat strategis dalam menyusun rencana kerja tahun 2025. Kinerja yang baik harus diawali dari perencanaan yang matang dan benar,” tuturnya.

Berdasarkan data BPBD, Kota Sukabumi mengalami 180 bencana dengan rata-rata 15 peristiwa per bulan. Kerugian akibat bencana ini pun cukup pantastis yakni, ditaksir mencapai Rp6 miliar rupiah. “FPD diharapkan mampu menghasilkan rencana kerja yang komprehensif dan efektif dalam penanggulangan bencana,” cetusnya.

Dengan sinergi dan antisipasi yang optimal, diharapkan Kota Sukabumi dapat menjadi lebih tangguh dalam menghadapi berbagai potensi bencana. “Peran dan fungsi BPBD sangat besar. Sigap, tangguh, dan sangat luar biasa.

Termasuk juga didukung komunitas dan sukarelawan yang ikut menyusun Rencana Kerja tahun 2025. Selain penangan, pencegahan menjadi hal penting bagi BPBD,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Novian Rahmat mengatakan, dalam FPD ini selain memperkuat sinergi dengan intansi lainnya juga menjadi momen untuk melakukan pengajuan pembangunan Kantor BPBD.

“Tentunya dalam penanggulangan bencana perlu sarana dan prasarana yang menunjang. Salah satunya, keberadaan kantor yang saat ini BPBD belum representatif. Sebab itu, kami berharap pada tahun yang akan datang pembangunan Kantor BPBD dapat terealisasi,” pungkasnya. (Bam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *