Peluncuran OPM kebutuhan pokok masyarakat tersebut dihadiri Kepala Dinas Koperasi, UKM, Pedagangan, dan Perindustrian Kota Sukabumi, Ayi Jamiat dan Camat Cikole Fitrya Kusnaningsih. Dalam OPM ini dialokasikan paket sembako sebanyak 2.933 yang dijual dengan harga subsidi sekitar 62 persen.
“Sudah hampir 10 bulan mengalami masa sulit karena pandemi, bukan hanya warga tapi pemerintah juga, awalnya berdampak pada kesehatan tapi juga ke yang lain seperti pendidikan dan ekonomi,” ungkap Fahmi.
Itulah sebabnya digulirkan berbagi program bantuan kepada warga baik pemerintah pusat, provinsi, dan kota. Salah satunya OPM kebutuhan masyarakat yang ditujukan kepada warga yang tingkat daya belinya menurun karena dampak pandemi.
Di mana kata Fahmi, pemkot memberikan paket sembako dari yang awalnya harga Rp 90 ribu per paket dijual Rp 37 ribu per paket. Subsidi yang diberikan yakni 60 persen sebagai bentuk perhatian pemda kepada warga.
“Bagi warga yang mendapatkannya kami minta tolong bapak doakan Sukabumi cepat pulih dan ekonomi bergerak insya Alllah mampu jaga kesejahteraan. Lalu minta tolong jaga ingatkan keluarga dan tetangga akan pentingnya protokol kesehatan 3M,”katanya.






