Duta Anak Siap Wakili Kota Sukabumi di Level Nasional

KOMPAK: Foto bersama saat pemilihan duta anak wilayah Bogor yang digelar di salah satu hotel di Kota Sukabumi.

CIKOLE– Al Barra, duta anak asal Kota Sukabumi siap kampanyekan isu dan hak pemenuhan anak di level nasional. Siswa SMAN 3 Kota Sukabumi ini terpilih mewakili Kota Sukabumi pada pemilihan duta anak wilayah Bogor se Jawa Barat.

Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan, Dinas Pengendalian Kependudukan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinas Dalduk KBP3APM), Yemmi Yohani mengungkapkan, duta anak yang terpilih mewakili Kota Sukabumi ini akan membawa isu dan pemenuhan hak anak pada peringatan hati anak nasional.

“Duta anak dari Kota Sukabumi ini bersama duta dari wilayah lain se Jabar akan menyampaikan isu anak dan memperjuangkan hal anak pada peringatan hari anak nasional di Sulawesi Selatan, Makasar,” jelasnya kepada Radar Sukabumi, kemarin (14/2).

Tidak hanya itu, duta anak yang terpilih ini diharapkan dapat menjadi pelopor di wilayahnya. Hal ini dilakukan juga untuk mendukung Kota Sukabumi layak anak.

“Tentunya, ini merupakan salah satu persiapan kota layak anak. Tapi yang terpenting duta dan forum anak di Kota Sukabumi ini dapat menajdi pelopor perjuangan pemenuhan hak anak di lingkungannya masing-masing,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Pemenuhan hak sipil informasi dan partisipasi Dinas Pemrberdayan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Provinsi Jawa Barat, Yuyun Teja Sumekar menambahkan, duta anak dari masing-masing daerah ini akan mewakili Jawa Barat pada peringatan hari anak.

“Duta duta ini mewakili kabupaten kota terkait pemenuhan hak anak dan membawa isu daerahnya tentang anak dan akan disuarakan disana di tingkat nasional,” tambahnya.

Dirinya juga berharap, duta anak tersebut bisa menjadi pelopor dan pelapor di daerah masing-masing. Karena memang, pemenuhan hak anak tidak hanya kewajibann pemerintah, melainkan anak itu sendiri.

“Tentunya, harapan kami setiap duta anak ini kan menjadi pelopor pemenuhan hak anak dan sekaligus menjadi pelapor,” pungkasnya. (upi/d)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *