KOTA SUKABUMI

Diterpa Isu Pungli, BWS KC Sukabumi Lakukan Investigasi

×

Diterpa Isu Pungli, BWS KC Sukabumi Lakukan Investigasi

Sebarkan artikel ini
BWS Kantor Cabang Sukabumi
BWS Kantor Cabang Sukabumi di Jalan Sudirman, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi, saat melakukan investigasi secara eksternal maupun internal, Kamis (4/4).

SUKABUMI – Pasca mencuatnya isu dugaan pungutan liar (Pungli) jual beli nomor antrian, Bank Woori Saudara (BWS) Kantor Cabang Sukabumi di Jalan Sudirman, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi, segera melakukan investigasi secara eksternal maupun internal. Hasilnya, tidak ditemukan adanya indikasi Pungli seperti yang diberitakan.

“Setelah ada keluhan dari nasabah yang kami terima terkait adanya dugaan jual beli nomor antrian, kami langsung melakukan investigasi dan pemeriksaan baik diinternal maupun eksternal. Hasilnya, dugaan jual beli tersebut tidak benar adanya,” ungkap Pimpinan Cabang BWS Sukabumi, Tommy Rochmansyah kepada Radar Sukabumi, Rabu (3/4).

Bank bjb Tandamata

Tak hanya itu, lanjut Tommy, BWS KC Sukabumi juga sudah bertemu dengan nasabah yang menyampaikan keluhannya beberapa waktu lalu. Namun, dari keterangan yang disampaikan, ternyata nasabah tersebut tidak mengetahui secara pasti adanya kasus jual beli nomor antrian.

“Ya, nasabah ini tidak mengetahui secara pasti, hanya berdasarkan katanya-katanya saja. Karena itu, nasabah ini juga sudah menjelaskan bahwa keluhannya kemarin bukan untuk membuat jelek BWS tetapi agar pelayanan yang diberikan lebih baik lagi,” ungkapnya.

Tommy menerangkan, BWS KC Sukabumi memegang teguh prinsip customer oriented sebagai salah satu budaya kerja yang ada di BWS, artinya akan lebih mengutamakan pelayanan terbaik terhadap nasabah. “Kami selalu mengutamakan untuk pelayanan. Meski begitu, kami tentunya akan terus melakukan perbaikan terhadap pelayanan,” terangnya.

Disinggung soal pembagian nomor antrian sejak malam hari, Tommy mengatakan, setiap awal bulan tepatnya tanggal 1 hingga 2, BWS KC Sukabumi memang menjadwalkan jam buka pelayanan lebih awal yakni sekitar pukul 7.00 pagi. “Biasanya jam buka pelayanan pukul 8.00 pagi, tapi karena setiap tanggal 1 dan 2 ada peningkatan nasabah sehingga kami jadwalkan pelayanan lebih awal. Sehingga nomor antrian sudah dibagikan kepada nasabah mulai jam 6 pagi,” cetusnya.

Ia memastikan, BWS KC Sukabumi selain bakal terus berupaya meningkatkan pelayanan terhadap nasabah dan juga akan lebih memperketat pengawasan untuk mengantisipasi adanya hal yang tidak diinginkan.

“Kami tentunya akan terus berupaya meningkatkan pelayanan agar lebih baik lagi. Bahkan, sejauh ini karena budaya kerja kami adalah customer oriented maka kami juga menyediakan layanan kesehatan untuk nasabah. Dengan begitu, nasabah yang menunggu antrian bisa mendapatkan layanan kesehatan di BWS KC Sukabumi,” tandasnya.

Sementara itu, keluhan salah seorang nasabah BWS KC Sukabumi, DM mengaku sejauh ini sudah bertemu dengan Kepala BWS Cabang Sukabumi untuk menyampaikan keluhan terkait sulitnya mendapatkan nomor antrian tersebut.

“Saya sudah bertemu dengan pak kepalanya dan menyampaikan semua keluhan nasabah. Alhamdulillah direspon baik, adapun soal isu jual beli nomor antrian itu saya juga belum tau kebenarannya baru katanya-katanya saja,” timpalnya.

Kendati demikian, sambung DM, nasabah berharap agar BWS Cabang Sukabumi agar dapat meningkatkan pelayanan agar lebih baik lagi. “Semoga dengan adanya keluhan ini bisa pelayanan BWS dapat lebih baik lagi,” pungkasnya. (Bam)