SUKABUMI – Kabar hoaks di Kota Sukabumi, masih menjamur. Bagai mana tidak, sepanjang 2024 Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) berhasil mencatat sedikitnya 75 kabar hoaks yang berbentuk video pendek maupun infografis.
Dari jumlah tersebut, terdapat 13 hoaks sifatnya lokal. Yakni, pencatutan nama pejabat Pemkot Sukabumi dalam upaya penipuan dan kabar hoaks video pembegalan di Jalan RE Martadinata dan mengenai bencana banjir.
“Data yang kami catat, ada sekitar 75 klarifikasi kabar hoaks yang kami temukan,” ungkap Pranata Humas, Bidang Komunikasi dan Informasi Publik (KIP) Diskominfo Kota Sukabumi, Riksan Satya Prawira kepada wartawan, belum lama ini.
Selain itu, Riksan menerangkan, ditemukan hoaks mengenai bencana banjir yang jumlahnya sebanyak tiga konten yang diunggah salah satunya channel Youtube Alex Xa Gokil News. Begitu juga, ada klarifikasi kabar hoaks yang merupakan konten olahan Artificial Intelligence (AI).
“Mengenai konten olahan AI, memang menjadi salah satu fokus, karena saat ini semakin banyak website yang menawarkan pengolahan video AI, dan masifnya penyebaran video AI di media sosial dengan berbagai macam klaim,” jelasnya.
Sebab itu, Diskominfo Kota Sukabumi terus mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati, saat menerima kabar yang tidak jelas melalui berbagai platform digital. Makanya, agar terhindar dari kabar hoaks dapat dilakukan beberapa langkah.
Diantaranya, selalu memeriksa sumber satu informasi, tidak terprovokasi judul provokatif, memastikan kredibilitas satu sumber informasi, dan tidak mudah membagikan satu informasi tanpa mengecek keabsahan informasi tersebut.
“Masyarakat lebih baik mengecek dulu kebenaran informasi yang diterima sebelum di share kembali ke yang lain,” bebernya.
Bukan hanya itu, Diskominfo juga menggencarkan sosialisasi, baik secara mandiri maupun berkolaborasi untuk menangkal kabar hoaks.
Seperti, sosialisasi bagi admin media sosial perangkat daerah pada Februari 2024, kemudian bersama DP2KBP3A, mensosialisasikan penyebaran kabar hoaks kepada peserta Program Pemberdayaan Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS) di Kelurahan Sukakarya.
“Berbagai upaya tersebut, Alhamdulillah mendapatkan apresiasi dengan diraihnya Penghargaan Pj Gubernur Jawa Barat sebagai peringkat ke-3 sebagai Unit Saber Hoaks Daerah Teraktif di Jawa Barat,” tutupnya. (Bam)






