Dishub Kota Sukabumi Bakal Terapkan Parkir Langganan

Dishub Kota Sukabumi Parkir
Personel Dishub Kota Sukabumi saat melakukan pemantauan parkir di sekitar Jalan A Yani Kota Sukabumi

SUKABUMI — Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sukabumi, saat ini tengah melakukan pembahasan terkait rencana penerapan parkir berlangganan yang sempat tertunda pada 2020 lalu.

Kepala UPT Parkir Dishub Kota Sukabumi, Rudi Hartono mengatakan, saat ini rencana tersebut tengah dilakukan pembahasan termasuk melakukan studi tiru ke Cianjur yang sudah menerapkan sistem parkir tersebut.

Bacaan Lainnya

“Rencana penerapan parkir berlangganan di Kota Sukabumi saat ini, dalam upaya pengkajian. Makanya, kami berkunjung ke Dishub Cianjur untuk melihat mekanismenya seperti apa,” kata Rudi kepada Radar Sukabumi, Selasa (21/6).

Menurutnya, rencana tersebut sudah dilakukan di tahun sebelumnya. Bahkan, Dishub juga sudah belajar ke daerah yang sudah awal menerapkan parkir berlangganan. Seperti, Banyuwangi dan Sumedang.

“Sudah lama kami rencanakan penerapan parkir berlangganan di Kota Sukabumi. Namun, karena tertunda beberapa hal maka tahun ini baru kembali diusulkan lagi,” ujarnya.

Lanjut Rudi, jika sistem penerapan parkir berbayar terlaksana di Kota Sukabumi, salah satunya tentu saja akan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Selain itu, juru parkir (Jukir) juga akan mendapatkan penghasilan tetap setiap bulannya. Karena, semua kendaraan yang wajib pajak otomatis akan bayar retribusinya.

“Pokok pikiran awal penerapan parkir secara berlangganan itu PAD akan meningkat tajam, kemudian para 380 jukir yang tercatat juga akan mendapatkan gaji setiap bulanya,” bebernya.

Sistem parkir berlangganan tersebut, hanya membutuhkan kerjasama dengan pihak pusat pengelolaan pendapatan daerah (Samsat), dengan menandatangani sebuah MoU antara pimpinan daerah dengan pihak Polres setempat.

“Jadi Pemkot dengan Polresta untuk kerjasamanya dalam penerapan parkir berlangganan tersebut,” imbuhnya.

Adapun teknisnya, sambung Rudi, ketika masyarakat sudah membayar pajak kendaraan tentu saja tidak akan dipungut saat pengendara parkir di 38 bahu jalan yang ada di Kota Sukabumi.

“Jadi masyarakat akan bebas parkir di semua bahu jalan, karena sudah membayar pajak termasuk retribusinya,” cetusnya.

Ia berharap, semua rencana tersebut bisa terwujud dalam waktu dekat ini, meskipun saat ini masih diperlukan beberapa mekanisme, serta payung hukum yang akan diterapkan dalam mendukung penerapan parkir berlangganan di kota Sukabumi. “Mudah-mudahan parkir berlangganan di Kota Sukabumi dapat secepatnya bisa terwujud,” tukasnya. (bam)

Kepala UPTD Parkir Dinas Perhubungan Kota Sukabumi, Rudi Hartono
Kepala UPTD Parkir Dinas Perhubungan Kota Sukabumi, Rudi Hartono

Pos terkait