KOTA SUKABUMI

Dinkes Kota Sukabumi Waspadai ISPA, DBD dan Diare

×

Dinkes Kota Sukabumi Waspadai ISPA, DBD dan Diare

Sebarkan artikel ini
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Sukabumi, Wita Darmawanti
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Sukabumi, Wita Darmawanti

SUKABUMI – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi, tidak hentinya meminta agar masyarakat lebih waspada terhadap ancaman penyakit yang kerap menyerang saat musim kemarau.

Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi, drg Wita Darmawanti mengatakan, ada beberapa jenis penyakit yang harus diwaspadai masyarakat selama tingkat polusi udara tinggi.

Bank bjb Tandamata

Seperti, Demam Berdarah Dengue (DBD), Insfeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) dan diare. “Penyakit terkait udara saat ini yang perlu diwaspadai ISPA, diare dan DBD,” kata Wita kepada wartawan, Senin (28/8).

Wita menerangkan, kasus ISPA misalnya sejak Januari sampai Juli 2023 tercatat terdapat sebanyak 35.045 kasus yang didominasi anak-anak. Sementara, DBD hingga Juli 2023 terdapat sebanyak 159 kasus.

“Jika melihat dari data yang ada kasus DBD lebih banyak pada Januari yang jumlahnya mencapai 43 kasus sementara jumlah paling sedikit terjadi pada Juli yang hanya 10 kasus. Sedangkan diare, per Januari sampai Juli 2023 tercatat ada 2.214 balita mengidap diare dari total warga yang mengalami diare 5.757,” terangnya.

Menurutnya, pada musim kemarau saat ini, kultur cuaca dapat berubah secara tiba-tiba dari panas menjadi dingin. Hal tersebut menyebabkan tubuh harus beradaptasi cukup keras. “Dampaknya berpotensi menyebabkan imunitas tubuh menurun dan masyarakat rentan terkena penyakit,” ucapnya.

Tingginya kasus ini, sambung Wita, disebabkan faktor banyaknya debu yang berterbangan di musim kemarau. Gejala ISPA yang dialami warga biasanya batuk-batuk, tenggorokan sakit, dan badan pegal-pegal.

“Jika mengalami gejala tersebut, warga dapat berobat ke puskesmas untuk mendapatkan penanganan medis,” paparnya.

Pihaknya mengimbau, warga Kota Sukabumi untuk menjaga protokol kesehatan dengan menggunakan masker saat berkegiatan di luar ruangan.

“Pencegahan terhadap penyakit seperti ini harus dilakukan dengan menjaga perilaku hidup bersih dan sehat. Tetap jaga prokes (memakai masker). Upaya lainnya istirahat dengan waktu yang cukup, dan berolahraga secara teratur,” pungkasnya. (bam)