Dinkes Kota Sukabumi Segera Kembalikan 8.000 Vaksin Kadaluarsa

Vaksin Kota Sukabumi
Sejumlah petugas Dinkes Kota Sukabumi saat menurunkan vaksin Covid-19

SUKABUMI — Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, menyebutkan terdapat sebanyak 8.282 vaksin Covid-19 berbagai merk nyaris Expired Date (ED). Bahkan, sebagian diantaranya sudah kedaluwarsa. Hal itu, terjadi akibat animo masyarakat untuk vaksinasi menurun drastis.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2P) Dinkes Kota Sukabumi, dr Wahyu Handriana menjelaskan, beberapa jenis vaksin yang nyaris dan sudah kedaluwarsa yaitu, Sinovac 1.280 dosis, Moderna 2.414 dosis, Pfizer 228, Covovax 360 dan AstraZeneca 4.000 dosis. “Vaksin ini nantinya akan kami kembalikan ke Dinas Kesehatan Provinsi Jabar,” ungkapnya.

Bacaan Lainnya

Wahyu menerangkan, penyebab vaksin kedaluwarsa tersebut akibat minat masyarakat untuk vaksinasi merosot. Bagai mama tidak, pada tahun sebelumnya bisa sampai 1.500 orang per hari.

Jumlah ini, lebih besar jika dibandingkan dengan jumlah masyarakat mengikuti vaksinasi yang tidak lebih dari 100 orang per hari.

“Animo masyarakat untuk vaksinasi saat ini menurun drastis jika dibandingkan sengan tahun sebelumnya. Per hari saat ini paling banyak 100 orang, sementara pada tahun sebelumnya bisa mencapai 1.500 orang,” terangnya.

Wahyu menilai, merosotnya kesadaran masyarakat dalam mengikuti vaksinasi ini karena banyak merasa kasus penyebaran Covid-19 di Kota Sukabumi mulai melandai.

“Padahal vaksinasi ini sangat penting dilakukan. Tetapi, saat ini masyarakat merasa bahwa penyebaran Covid-19 sudah landai sehingga banyak yang tidak meneruskan vaksinasi hingga dosis tiga,” ucapnya.

Kendati demikian, sambung Wahyu, Dinas Kesehatan Kota Sukabumi tidak hentinya mengingatkan masyarakat untuk dapat melaksanakan vaksinasi.

“Kami menyediakan layanan vaksinasi di 15 Puskesmas, sehingga masyarakat yang hendak vaksinasi bisa mendatangi Puskesmas di daerahnya masing-masing,” pungkasnya. (bam)

Vaksin Kota Sukabumi
Sejumlah petugas Dinkes Kota Sukabumi saat menurunkan vaksin Covid-19

Pos terkait