BPBD juga mencatat luas lahan terdampak mencapai 2.451 hektare. Dari sisi kerugian, tanah longsor menyumbang Rp542 juta, banjir Rp92,8 juta, kebakaran permukiman Rp88 juta, dan angin puting beliung Rp23,1 juta.
Sebagai langkah antisipasi, BPBD Kota Sukabumi telah melakukan sosialisasi kebencanaan di sekolah, pelatihan mitigasi, dan pembentukan posko kolaborasi siaga bencana.
“Kesiapsiagaan masyarakat terus kami dorong, karena penanggulangan bencana bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama,” tegas Novian.(bam/d)






