Sosialisasi juga tak kalah gencar. Dari pengajian hingga pertemuan warga, pesan tentang pentingnya pajak sebagai sumber pembiayaan pembangunan daerah terus digaungkan. “Kami optimistis target bisa tercapai. Kuncinya ada pada kolaborasi pemerintah dan kesadaran masyarakat,” kata Yanwar.
Di balik angka Rp2,39 miliar, tersimpan harapan besar: jalan yang lebih baik, fasilitas umum yang lebih layak, dan pembangunan yang lebih merata. Pajak bukan sekadar angka di lembar SPPT, melainkan cerita tentang bagaimana sebuah kota tumbuh bersama warganya.(bam/d)






