Ia menambahkan, kepedulian terhadap keselamatan tidak hanya berdampak pada perlindungan aset, tetapi juga keselamatan pengunjung dan karyawan. “Dengan APAR yang tersedia dan pegawai yang terlatih, penanganan kebakaran bisa dilakukan lebih cepat sebelum api membesar dan menimbulkan kerugian besar,” tuturnya.
Ujang berharap seluruh instansi mulai menyadari pentingnya pencegahan kebakaran melalui penyediaan APAR dan pelatihan rutin. “Kesadaran dan kepatuhan terhadap standar keselamatan adalah kunci menciptakan lingkungan kerja yang aman bagi semua,” pungkasnya.(bam/d)




