SUKABUMI – Dalam upaya mempersiapkan atlet-atlet muda berbakat untuk mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat, Cabang Olahraga (Cabor) e-sport Kota Sukabumi menggelar seleksi atlet daerah (Selekda), belum lama ini.
Dalam ajang tersebut, diikuti sebanyak 36 peserta yang bersaing dalam dua nomor pertandingan game konsol, yaitu eFootball dan FIFA.
Ketua E-Sport Kota Sukabumi, Khairul Imam, e-sport merupakan cabor baru di KONI Kota Sukabumi. Sehingga masih mencari bibit-bibit atlet muda yang berbakat dan berpotensi untuk membawa nama baik Kota Sukabumi di ajang Porprov.
“Kami berharap atlet-atlet hasil selekda ini bisa membawa Kota Sukabumi lolos di babak kualifikasi Porprov cabor e-sport 2025 dan memenangkan di ajang Porprov 2026,” kata Khairul Imam.
Dalam seleksi ini, tim mengambil satu orang dari nomor pertandingan FIFA dan dua orang dari nomor pertandingan eFootball. Para atlet terpilih ini akan menjadi wakil Kota Sukabumi di Porprov Jawa Barat dan diharapkan dapat membawa pulang medali untuk Kota Sukabumi.
Diakui Imam, ketua umum KONI Kota Sukabumi juga hadir dalam acara seleksi ini dan memberikan dukungan penuh kepada para atlet muda yang berbakat.
“Kita berharap para atlet muda Kota Sukabumi bisa bersaing di ajang Porprov dan membawa nama baik kota ini di tingkat provinsi. Semoga mereka dapat mencapai prestasi yang gemilang dan menjadi contoh bagi generasi muda lainnya,” harap Imam
Sementara itu, Ketua KONI Kota Sukabumi, Yoseph Mahdi Yunansyah, memberikan masukan untuk meningkatkan minat pemain e-sport di Kota Sukabumi. Menurutnya, antusiasme pemain e-sport di Kota Sukabumi masih kurang greget dibandingkan dengan jumlah pemain yang mengunjungi rental PS.
“Para pemain ini kurang tertarik jika turnamen e-sport untuk prestasi, makanya saya memberikan masukan untuk pengurus, agar disediakan hadiah untuk setiap kompetisi, sehingga menarik minat para pemain,” kata Yoseph Mahdi Yunansyah.
Dengan adanya hadiah, diharapkan para pemain e-sport di Kota Sukabumi dapat lebih termotivasi untuk berpartisipasi dalam kompetisi dan meningkatkan prestasi mereka.
“Dengan adanya kompetisi yang rutin dan hadiah yang menarik, para pemain e-sport dapat diarahkan untuk menuju jalur prestasi,” tambahnya
Menurut Yoseph, Cabor e-sport sebagai cabor yang tidak terukur, mampu memberikan harapan besar kepada siapapun, terutama bagi atlet Kota Sukabumi.
Ia menekankan, siapa saja bisa menjadi pemenang asalkan bisa terus mengupdate dan memantau perjalanan game yang diikuti. “Olahraga cabor e-sport ini lebih menguji mental, karena yang juara di tingkat Jawa Barat sebelumnya, belum tentu bisa menang kembali, jika tidak terus memantau perjalanan game yang diikuti,” ucap Yoseph.
Dengan demikian, KONI Kota Sukabumi berencana untuk mendorong e-sport agar lebih konsisten dalam penyelenggaraan kompetisi, mulai dari perbulan, per triwulan, dan pertahun.
Dengan adanya kompetisi yang rutin dan hadiah yang menarik, diharapkan dapat meningkatkan minat pemain e-sport di Kota Sukabumi dan membawa nama baik kota ini di tingkat provinsi. (why)






