RADARSUKABUMI.com, WARUDOYONG– Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi, terpaksa harus menambah petugas piket jaga karena ancaman bencana pada musim hujan ini cukup tinggi.
Biasanya, dalam satu hari sedikitnya 14 petugas pemadam kebakaran dan bencana disiagakan, namun kini pasca musim hujan turun, dua petugas bencana ditambah sehingga saat terjadi bencana bisa langsung tertangani.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Asep Suhendrawan mengungkapkan, penambahan petugas jaga piket ini susah dibicarakan secara internal. Namun begitu, pihaknya kini tengah menyesuaikan dengan anggaran yang ada.
“Kami sudah bahas tentang rencana penambahan petugas jaga ini, karena petugas harus siap selama 24 jam. Nah, musim hujan ini petugas kebecanaan yang bakal ditambah,” ungkapnya kepada Radar Sukabumi saat ditemui di ruang kerjanya, kemarin (12/11).
Kendati petugas disiagakan, namun hingga kini pihaknya belum mengusulkan untuk pemberlakuan status siaga darurat. Karena memang, hasil koordinasinya terakhir dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) masih melihat dan mendata ancaman dan jumlah bencana yang terjadi.



