“Untuk pemberlakuan status siaga bencana, kami masih mengkajinya. Mulai dari kondisi ril, ancaman dan kejadian. Tapi tidak menutup kemungkinan, termasuk di Kota Sukabumi jika bencana terus-menerus terjadi,” ujarnya.
Hasil sementara prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), curah hujan bakal terjadi hingga April tahun depan dengan intensitas yang berbeda. Maka dari itu, BPBD meningkatkan kesiapsiagaannya.
“Kami untuk saat ini terus melakukan koordinasi dengan aparatur pemerintahan yang ada di setiap kecamatan dan kelurahan, khususnya pada daerah yang berpotensi bencana longsor dan banjir,” tutupnya. (upi/d)



