“BPBD telah membuka pos aduan layanan dan bantuan posko tanggap darurat untuk mempercepat penanganan pasca bencana,” paparnya.
Dari update informasi yang didapatkan dari Pos Lapangan Pos Darurat Bencana, banjir dan longsor telah merenggut satu jiwa, dua KK mengungsi di Tempat Hunian Sementara (Tesa), 856 rumah terdampak dengan 2.964 jiwa, 51 tempat ibadah, dua sarana pendidikan, dua sarana kesehatan dan dua infrastruktur mengalami kerusakan.
“Personil PDB pada saat ini masih melakukan penanganan darurat di sejumlah titik, melakukan pelayanan kesehatan, trauma healing serta menyisir kawasan kawasan yang masih diniliai mengganggu aktivitas,” tambahnya.
Pihaknya berharap, korban terdampak sudah tersentuh terlayani kebutuhan dasarnya oleh pemerintah daerah sebelum masa tanggap habis. “Seterusnya dilakukan program rekoveri terhadap fisik sarana dan prasarana yang mengalami kerusakan,” pungkasnya. (bam)






