Menurutnya, kekosongan jabatan ini perlu segera diisi mengingat Walikota Sukabumi terpilih baru bisa melantik setelah enam bulan dilantik. “Karena itu, demi kelancaran maka kekosongan jabatan ini perlu segera diisi. Kalau tidak dilantik saat ini, maka harus menunggu enam bulan setelah pelantikan walikota terpilih,” cetusnya.
Didin menyayangkan, adanya kebocoran data soal pejabat yang bakal dilantik pada akhir Januari ini. Sehingga, sempat menimbulkan polemik. “Saya juga belum menerima, tetapi datanya sudah menyebar. Mungkin ada orang yang tidak bertanggung jawab yang menyebarkan,” pungkasnya. (bam/d)






