Untuk meningkatkan kesadaran, DPUTR terus menggencarkan sosialisasi melalui berbagai kanal, termasuk media sosial, pertemuan langsung, dan program “Ruang Konstruksi Bergerak” yang hadir di setiap kegiatan dinas.
“Kami hadir langsung memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya PBG dan SLF,” imbuhnya.
Langkah ini diharapkan mampu mengubah pola pikir masyarakat agar lebih tertib dalam pengurusan dokumen bangunan. Sahid menekankan, jika semua bangunan memiliki PBG dan SLF, maka bukan hanya administrasi yang tertib, tetapi juga kenyamanan, keamanan, dan estetika kota akan lebih terjaga. “Harapan kami, ke depan kesadaran masyarakat semakin tinggi,” pungkasnya.(bam/d)






