KOTA SUKABUMI

Baku Mutu Air di Kota Sukabumi Masih Layak Digunakan

×

Baku Mutu Air di Kota Sukabumi Masih Layak Digunakan

Sebarkan artikel ini
Kabid P2KL DLH Kota Sukabumi Us Us B. Halian
Kabid P2KL DLH Kota Sukabumi Us Us B. Halian

SUKABUMI – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Sukabumi, terus berupaya menggencarkan pengujian baku mutu air. Alhasil, baku mutu air di 15 sungai hanya mengalami cemaran ringan sehingga masih layak untuk kegiatan mandi dan mencuci.

Kepala Bidang Pengendalian, Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (P2KL) DLH Kota Sukabumi, Us Us B. Halian mengatakan, pengujian baku mutu air secara rutin dilakukan di 15 sungai.

Bank bjb Tandamata

Yakni, Sungai Cisarua, Citamiang, Cipanengah, Cisaray, Cisuda, Cimandiri, Cipada, Ciwalung, Cibadung, Cimeuncreung, Cipelang Leutik, Cigunung Cipelang, Ciseureuh dan Cijambe.

“Alhamdulillah hasilnya baku mutu 14 sungai mengalami cemaran ringan. Artinya masih bisa digunakan untuk mandi dan mencuci. Sementara satu sungai masih memenuhi baku mutu,” kata Us Us kepada Radar Sukabumi, belum lama ini.

Us Us menjelaskan, cemaran sungai ini mayoritas disebabkan sampah rumah tangga seperti, sampah pempers, kasur bekas dan sampah rumah tangga lainnya. “Memang cemaran sungai ini mayoritas akibat sampah rumah tangga seperti pempers dan lainnya,” ucapnya.

Menurut Us Us, Kota Sukabumi tidak banyak pabrik yang dapat berpotensi mencemari air sungai. Tak heran, jika kondisi baku mutu air hanya terjadi cemaran ringan. “Kota Sukabumi ini bukan kota industri sehingga baku mutu air sungai masih cukup baik,” ucapnya.

Kendati demikian, DLH Kota Sukabumi tidak hentinya menghimbau agar warga tidak membuang sampah ke sungai karena selain dapat menyebabkan pencemaran juga dapat mengakibatkan bencana alam seperti banjir.

“Kami tidak hentinya meminta agar warga tidak membuang sampah ke sungai karena dapat berpotensi buruk, bukan hanya pencemaran air tetapi bisa mengakibatkan bencana alam,” pungkasnya. (bam)