“Akan kita konfrontir agar semuanya jelas. Karena, kita tidak mau pembangunan tersebut mangkrak,”terangnya.
Jika pembangunan gedung untuk peningkatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat miskin itu masih tidak selesai sehingga waktu yang sudah ditargetkan ngaret. Maka sambung Tatan, sebagai wakil rakyat dia sangat menyayangkan pembangunan tidak dapat diselesaikan tepat waktu.
“Jika itu terjadi, harus ada pihak yang bertanggungjawab. Makanya, saya harapkan pembangunan harus berjalan dengan baik dan selesai sesuai target,”ujarnya.
Sebab itu, agar proses pembangunan bisa berjalan dengan baik, maka perlu dilakukan audit oleh inspektorat dan lembaga yang menjadi tempatnya mengabdi juga bakal melakukan pemanggilan.
“Agar pembangunannya lancar, kita akan memanggil dalam rangka evaluasi bersama dan audit dilakukan untuk memastikan pembangunannya tidak menyimpang. ULP juga harus terlibat. Ya, mudah-mudahan saja semuanya lancar,”ucapnya.
Sementara itu, berdasarkan kesepakatan bersama, Gedung Gakin Centre yang dibangun oleh PT. Brahmakerta Adiwira – PT. Rembiga Indah KSO seharusnya selesai pada 31 Desember 2017. Namun, satu dan lain hal pembangunannya molor hingga melintasi tahun.





