Atlet Binaan RIAP Sukabumi Raih Medali Emas di Kejurnas MMA 2023

PRESTASI : Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Ari Setyawan Wibowo saat foto bersama Founder Rumah Inspirasi Alus Pisan, H. Dadang Kuswandi dan para atlet peraih medali emas di Kejurnas MMA 2023. FOTO : UNTUK RADAR SUKABUMI

SUKABUMI– Prestasi gemilang ditorehkan dua atlet asal Kota Sukabumi dari Rumah Inspirasi Alus Pisan (RIAP) Sukabumi, yang berlaga pada Indonesia Bela Diri Campuran Amatir Mix Martial Art (IBCA-MMA) Kejuaraan Nasional, di Gedung Serba Guna Antarikshe Koopsau 1 Jakarta Timur. Kedua atlet kebanggaan Kota sukabumi ini berhasil meraih dua medali emas.

Keberhasilan kedua atlet ini menyita perhatian berbagai kalangan, salah satunya, Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Ari Setyawan Wibowo yang juga Dewan Pembina RIAP. Ia pun langsung memberikan apresiasi dan piagam penghargaan kepada atlet peraih juara pertama yang memperebutkan piala Menpora dan piala Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau)itu.

Bacaan Lainnya

Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Ari Setyawan Wibowo mengatakan, setelah mendapatkan informasi terkait sejumlah atlet binaan RIAP berhasil meraih medali emas pada laga itu, ia bersama sejumlah sejumlah anggotanya langsung bergegas ke Rumah Inspirasi Alus Pisan. “Ada lima atlet yang tadi kami berikan penghargaan pada bidang olahraga MMA yang ikut pertandingan di MMA. Dua orang peraih medali emas, dua orang perak dan satu lagi peraih medali perunggu,” katanya

Kedatangan dirinya ke RIAP ini, kata Ari, sengaja dilakukan untuk mengapresiasi pemuda-pemudi di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota, agar lebih lagi meningkatkan prestasinya baik dalam bidang Seni budaya maupun bidang bidang positif. Sehingga diharapkan dapat mengajak anak muda yang lain untuk berprestasi untuk hal yang positif. “Iya, jauhi hal-hal yang negatif baik itu tawuran maupun kenakalan remaja yang lainnya,” timpalnya.

Saat memberikan piagam penghargaan, kata Ari, sejumlah atlet berprestasi itu sempat mengaku kepada Kapolres Sukabumi Kota, bahwa mereka memiliki impian untuk bercita-cita menjadi Polri dan TNI. “Untuk yang ingin menjadi anggota Polri, Insya Allah karena di kepolisian itu ada kegiatan namanya rekrutmen proaktif. Sehingga orang yang memiliki talent positif dan berprestasi itu, akan kita gaet dan akan kita latih dalam rangka untuk menyukseskan cita-cita dari anak tersebut untuk menjadi polisi,” bebernya. “Begitu juga yang ingin jadi anggota TNI, kita membina dalam hal baik kesiapan kesemaptaan jasmaninya ataupun akademiknya kita akan bantu juga,” ujarnya.

Pihaknya selaku Dewan Pembina RIAP mengajak kepada seluruh anak-anak, agar tidak berbuat yang negatif. “Mari kita ukir prestasi dengan bergabung di Rumah Inspirasi Alus Pisan, baik itu di bidang seni, olahraga. Sehingga kita gali bakat-bakat prestasi dan potensi dari anak-anak muda,” imbuhnya.

Sementara itu, salah seorang atlet binaan RIAP yang berhasil meraih medali emas, Muhammad Ramdhan tidak menyangkan atas prestasinya yang melebihi ekspektasinya ini. Ia berhasil melaju ke babak penyisihan pada hari pertama, kemudian berhasil melewati babak semi-final pada hari kedua, dan akhirnya mencapai final pada hari ketiga.

“Di final, saya bertanding melawan peserta asal DKI Jakarta, Banten, dan Maluku,” jelas M. Ramdhan kepada Radar Sukabumi usai mendapatkan piagam penghargaan dari Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Ari Setyawan Wibowo di RIAP, tepatnya di Perumahan Villa Daun Mas, Kelurahan Limusnunggal, Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi pada Minggu (03/12).

Menurutnya, perlombaan saat ini merupakan ajang perlombaan yang ke-8 atau ke-9 yang diikuti oleh Ramdhan. Saat ditanya tentang kesulitan yang dihadapi, Ramdhan menyebut bahwa lawan yang paling sulit adalah peserta pertama dan kedua, karena peserta pertama memiliki postur yang lebih tinggi, sementara peserta kedua memiliki berat badan yang sulit untuk dijinakkan.

Namun, meskipun menghadapi kesulitan tersebut, Ramdhan mampu mengatasinya dengan baik dan berhasil meraih medali emas. “Saya berharap dapat terus mempertahankan prestasi yang telah diraih saat ini, dan terus berusaha untuk meningkatkan performa di masa depan,” ujarnya.

Untuk persiapan sebelum kompetisi, Ramdhan menjelaskan bahwa ia dan rekan-rekannya melakukan latihan setiap hari. Latihan tersebut meliputi latihan fisik dan teknik, yang dilakukan bergantian setiap hari. Teknik unggulan Ramdhan adalah takedown, yakni membuat lawan jatuh menggunakan teknik yang kuat.

Meskipun mengalami cedera pada pertandingan yang pertama, Ramdhan berhasil melawannya dengan tetap fokus dan tidak mempengaruhi performanya. “Berkat kegigihan, akhirnya cedera tersebut tidak menjadi masalah pada hari berikutnya. Sehingga kami berhasil meraih medali emas,” timpalnya.

Manager Provinsi Jabar MMA 2023, Robby R Sanjaya kepada Radar Sukabumi mengatakan, pihaknya mengaku bersyukur. Karena, rencana Provinsi Jawa Barat yang bertekad untuk meraih juara umum dapat disandang dengan baik. Dimana, Provinsi Jawa Barat telah berhasil menggondol 10 medali emas, 11 perak, dan 7 perunggu dalam kejuaraan tersebut.

“Namun, atlet Sukabumi berhasil menyumbangkan dua medali emas, dua perak, dan satu perunggu untuk Jabar. Semua atlet ini merupakan binaan langsung RIAP,” kata Robby kepada Radar Sukabumi pada Minggu (03/12).

Dalam kompetisi yang diikuti oleh 34 provinsi dan 36 kelas, atlet binaam RIAP yang diketahui bernama Muhammad Ramdhan yang merupakan siswa SMKN 2 Kota Sukabumi dan Muhammad Ali Rido yang diketahui siswa SMK Pertanian Sukalarang, berhasil meraih medali emas. Sementara itu, Muhamad Aqsal Akbari asal siswa SMA Negeri 4 Kota Sukabumi dan M. Milki Alkhoiry dari Atlit Rumah Insiprasi Alus Pisan (RIAP), mendapatkan medali perak. Sedangkan Denis dari siswa SMK Pertanian Sukalarang, meraih medali perunggu. “Pertandingan dalam kejuaraan ini berlangsung selama tiga hari berturut-turut,” ujarnya.

Robby R Sanjaya berterima kasih kepada Ketua IBCA Jabar dan Ketua RIAP atas dukungannya. Ia juga mengungkapkan bahwa target ke depan adalah untuk meraih juara umum dalam kejuaraan PON 2024 dengan cabang olahraga MMA dan kick boxing. Selain itu, mereka juga berharap dapat berpartisipasi dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2025 dan 2026.

Kejuaraan ini merupakan bentuk kualifikasi untuk partisipasi dalam PON mendatang. Klasifikasi telah dilakukan dalam kejuaraan IMA sebelumnya di Bogor. Dalam hal ini, KONI pusat memiliki peran penting dalam menentukan kelas-kelas yang akan berkompetisi.

“Selamat kepada atlet Sukabumi atas prestasinya dalam kejuaraan IBCA-MMA Kejuaraan Nasional. Semoga mereka dapat terus meraih kesuksesan di masa depan,” tandasnya.

Sementara itu, Founder Rumah Inspirasi Alus Pisan, Dadang Kuswandi mengatakan, pihaknya mengaku bangga. Lantraan, anak binaan dari Rumah Inspirasi Alus Pisan ini, telah berhasil meraih prestasi gemilang pada Kejurnas MMA untuk memperebutkan
piala Menpora dan piala Kasau.

“Semoga keberhasilan lima atlet yang meraih medali pada Kejurnas MMA itu, bisa jadi bahan motivasi buat anak- anak warga Sukabumi,” jelasnya.

Ia menambahkan, Rumah Inspirasi Alus Pisan tidak hanya bergerak dalam bidang olahraga, tetapi juga dalam seni seperti musik. Bukan hanya itu, Rumah Inspirasi Alus Pisan juga telah merekrut anak-anak geng motor yang memiliki minat dalam dunia musik dan olahraga, untuk diarahkan dan mengembangkan bakat mereka dalam hal-hal yang positif.

“Semoga ini menjadi contoh yang baik, supaya kita tidak ada kenakalan yang sudah-sudah terjadi di sini. Alhamdulillah sekarang sudah berkurang, mungkin berkat Kapolres kita Bapak Ari Setyawan Wibowo,” imbuhnya. (Den)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *