KOTA SUKABUMI

Angkot Demo, Penumpang Telantar

×

Angkot Demo, Penumpang Telantar

Sebarkan artikel ini

SUKABUMI – Masyarakat di wilayah Kota Sukabumi mengenyam pahitnya telantar gara-gara tak ada angkutan kota (Angkot) yang beroperasi.

Pasalnya, semua awak serta armada angkot memilih untuk mogok narik dan berdemontrasi di balai Kota Sukabumi untuk menolak keberadaan mobil dan ojek online beroperasi.

Bank bjb Tandamata

Sulitnya tidak ada angkot itu, dirasakan oleh Nani (18) pelajar di salah satu sekolah negeri di Kota Sukabumi.

Dirinya mengaku kesulitan untuk pulang lantaran tidak ada angkot yang beroperasi.

Dirinya pun akhirnya memilih untuk berjalan kaki bersama dengan teman-temannya untuk bisa sampai ke rumah.

“Iya, saya kesulitan untuk pulang ke rumah. Mau naik ojek, uangnya tidak cukup. Mau tidak mau saya hasru berjalan kaki, untuk ada teman juga,” keluhnya kepada Radar Sukabumi.

Menurut Nani yang merupakan warga Kecamatan Cibeureum itu, dirinya mengharapkan angkot untuk tidak mogok seperti saat ini.

Pasalnya, banyak orang yang menggunakan jasa angkot untuk aktivitas keseharinnya. Soalnya, angkot itu tidak berat di ongkos dan pas untuk masyarakat yang kurang mampu.

“Kalau mau demo, silahkan dan kalau bisa perwakilan saja ya. Kasian, masyarakat yang berpenghasilan rendah dan sering menggunakan jasa angkot jadi keselutan dan tidak bisa kemana-mana.

Seperti saya ini, mau ganti kendaraan uangnya tidak cukup, cukupnya buat ongkos angkot saja,” katanya.

Untuk itu, dirinya mengharapkan tak terjadi (mogok) kedua kalinya.

Pasalnya, saat beraktivitas setiap harinya secara 100 persen sangat tergantung kepada kendaraan yang merakyat itu. Kandati seperti itu, dirinya berhapan juga kepada pemilik angkot untuk dapat beroprasi setiap harinya meskipun sedang menyampaikan aspirasi maupun tungtutan kepada pemerintah.

“Iya maunya begitu (beroperasi lagi), semoga saja. Saya kan bisanya cuma berharap sebagai masyarakat yang sering menggunakan jasa angkot di Kota Suakbumi,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Seksi (Kasi) Penegakan Perda Satpol PP Kota Suakbumi, Sudrajat mengungkapkan, dirinya sudah menerjunkan tiga unit kendaraan di intansinya untuk mengantisipasi para pelajar serta masyarakat yang telantar akibat mogoknya armada angkot.

Pasalnya, banyak masyarakat dan para pelajar tidak dapat menikmati jasa angkot tersebut.

“Benar, satu unit melayani arah Sukaraja sampai batas kota, satu unit lagi melayani arah Cisaat sampai batas kota dan satu unit lagi melayani dalam kota. Kalau tidak salah, semua instasi juga ikut menerjunkan kendaraannya untuk mengantisipasi masyarakat dan pelajar yang telantar,” katanya. (cr5/t).