30 Pasutri di Kota Sukabumi Terima Buku Nikah

Walikota Sukabumi Achmad Fahmi
Walikota Sukabumi menyerahkan secara simbolis buku nikah dan dokumen kependudukan ke puluhan pasangan yang melakukan Itsbat Nikah, Kamis (19/5).

SUKABUMI — Sebanyak 30 pasangan suami istri yang mengikuti sidang isbat nikah di Pengadilan Agama (PA) Kota Sukabumi pada 25 Maret lalu, akhirnya menerima buku nikah dan dokumen administrasi kependudukan.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Sukabumi, Kardina Karsoedi mengatakan, dokumen kependudukan ini diantaranya, Kartu Keluarga, KTP, termasuk Akta Lahir dan Kartu Identitas Anak.

Bacaan Lainnya

“Pasangan yang mengikuti isbath nikah yang juga diadakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kota Sukabumi, rata-rata sudah menikah lebih dari 20 tahun,” kata Kardina kepada wartawan, Kamis (19/5).

Menurut Kardina, untuk proses bisa mengikuti isbat nikah, Disdukcapil selalu mensosialisasikan kepada masyarakat dengan dibantu pihak Kecamatan dan Kelurahan agar tepat sasaran.

“Untuk bisa mencari ataupun memvalidasi masyarakat-masyarakat yang memang di data kami bahwa ada di kependudukan itu tulisannya perkawinan belum tercatat. Ini yang kita kejar kemudian kita berkoordinasi dengan PKK agar kita mencari yang benar-benar tepat sasaran sampai nanti yang diistbatkan orang kurang mampu,” ujarnya.

Adapun faktor kenapa statut perkawinannya belum tercatat, lanjut Kardina, mayoritas karena ekonomi, ketidakmampuan membayar administrasi biaya pernikahan serta karena kurangnya kesadaran masyarakat itu sendiri.

“Ya, kadang-kadang menikah memilih secara agama dulu. Padahal efek dampaknya luar biasa terhadap martabat keluarganya, istri, suami anak-anaknya apabila nikahnya itu tidak tercatat di kementerian urusan agama,” ucapnya.

Sementara itu, Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi menambahkan, sidang isbath nikah diadakan dengan tujuan untuk memberikan kepastian hukum status perkawinan serta mewujudkan tertib administrasi kependudukan.

“Selain itu, bertujuan pula untuk memberikan pengakuan hukum bagi keturunan pasangan tersebut,” singkatnya. (bam)

Sedangkan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Sukabumi, Kardina Karsoedi, menerangkan bahwa pasangan yang mengikuti isbath nikah yang juga diadakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kota Sukabumi, rata – rata sudah menikah lebih dari 20 tahun.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

1 Komentar