Sanksi Prokes Harus Tegas dan Menyeluruh

  • Whatsapp
OPERASI: Satpol PP Kota Sukabumi bersama tim gabungan saat melakukan operasi yustisi di Jalan Ahmad Yani Kota Sukabumi, Jumat (6/12). Foto:ikbal/radarsukabumi

CIKOLE- Anggota DPRD Komisi III, Gagan Rachman sangat mengapresiasi langkah pemerintah Kota Sukabumi dalam penegakan Peraturan Walikota nomor 36 tahun 2020. Hanya saja, dalam penerapan tersebut semestinya bisa dilakukan secara menyeluruh di seluruh kawasan di Kota Sukabumi. “Kondisi saat ini, peningkatan kasus sangat tinggi. Itu langkah yang tepat. Tapi jangan hanya sebagian , harusnya tegas dan menyeluruh,” ujar Gagan kepada Radar Sukabumi, Minggu ( 6/12).

Apalagi Kota Sukabumi ini kata Gagan tempat berkumpulnya masyarakat di berbagai daerah seperti warga Kabupaten Sukabumi. Artinya, penerapan ini bisa dilakukan bukan hanya di titik pusat perkotaan saja, melainkan sampai ke daerah pinggiran. “Penerapan sanksi ini kan untuk mendisiplinkan masyarakat, kondisi dari awal sampai saat ini terkesan masyarakat acuh dan cuek. Semoga bisa membuat masyarakat efek jera, dan disiplin. Ini kan kepentingan kesehatan masyarakat itu sendiri,” jelasnya.

Bacaan Lainnya

Namun, pemerintah Kota Sukabumi dalam menegakan Perwal tersebut harusnya ditunjangan dengan anggaran. Sehingga dalam penegakan ini tidak hanya terkesan seremonial saja dipusat kota, tapi bisa seluruh wilayah lainnya. “Tanpa didukung oleh anggaran, sehingga kurang maksimal penerapannya,” kata Ketua Komisi III DPRD Kota Sukabumi.

Begitupun dengan masyarakat kata Gagan harus memiliki tingkat kesadaran yang tinggi terhadap kewaspadaan penularan covid-19. Pencegahan dan penularan covid-19 ini bukan hanya tugas pemerintah saja akan tetapi masyarakat mempunyai peran yang cukup tinggi.

“Harus saling bahu membahu dan mendukung. Untuk ketertiban semua, ini menjadi tanggung jawab kita semua, bukan hanya PNS tapi kesadaran masyarakat harus di kedepankan,” ungkapnya.

Disisi lain, Gagan pun menyoroti tempat hiburan malam semestinya ditutup sementara waktu. Sampai kondisi kasus Covid-19 menurun. “hentikan dulu sementara, pasti di THM itu tidak memberlakukan prokes,” pungkasnya. (bal)

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *