Dinkes: Bahaya! Daging Kurban Dibungkus Plastik Hitam

  • Whatsapp

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok, melarang membungkus daging hewan kurban dengan kantong kresek warna hitam. Pelarangan pengguna plastik ini, sudah diedarakan Badan POM RI karena plastik tersebut hasil daur ulang.

Sekretaris Dinkes Kota Depok, Ernawati menyebutkan, ada beberapa poin yang dikeluarkan Badan POM RI. Peringatan pertama, kantong plastik kresek berwarna terutama hitam kebanyakan merupakan produk daur ulang, yang sering digunakan untuk mewadahi makanan.

Bacaan Lainnya

Kedua, dalam proses daur ulang tersebut riwayat penggunaan sebelumnya tidak diketahui, apakah bekas wadah pestisida, limbah rumah sakit, kotoran hewan atau manusia, limbah logam berat, dan lain-lain.

Dalam proses tersebut juga ditambahkan berbagai bahan kimia, yang menambah dampak bahayanya bagi kesehatan. Ketiga, jangan menggunakan kantong plastik kresek daur ulang tersebut untuk mewadahi langsung makanan siap santap.

Keempat bagi masyarakat yang ingin mendapatkan informasi lebih lanjut, dapat menghubungi Unit Layanan Pengaduan Konsumen Badan POM RI dengan nomor telepon 021-4263333 dan 021-32199000 atau e-mail [email protected] dan [email protected] atau melihat di website Badan POM, www.pom.go.id “Kami harap para panitia pemotongan hewan kurban tidak mengunakan plastik hitam tersebut,” tegasnya.

Sementara, sebanyak 151 petugas pemeriksa hewan kurban resmi dilepas Walikota Depok, Mohammad Idris. Total 151 petugas tersebut antara lain, 28 petugas DKPPP Kota Depok, 100 mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Institut Pertanian Bogor (IPB) dan 23 dokter hewan dari Kementerian Pertanian (Kementan).

Idris mengatakan, petugas pemeriksa hewan kurban akan membantu para Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) melakukan pemeriksaan, sebelum maupun sesudah dilakukan pemotongan hewan. “Lurah dan camat juga kami imbau untuk mendampingi petugas di lapangan,” ujar Idris.

Hewan yang akan dikurbankan harus dipilih dan disembelih sesuai dengan syariat Islam, karena hal tersebut untuk kepentingan umat Islam yang merayakan Idul Adha. “Penting sekali untuk memilih dan menyembelih hewan kurban sesuai syariat Islam, karena nanti dagingnya pun akan dikonsumsi masyarakat luas. Jadi, hal ini harus betul-betul diperhatikan,” ucapnya.

 

(RD/irw/pojokjabar)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *