KABUPATEN SUKABUMI

Waspada, Ancaman Bencana di Pajampangan

“Kalau sekarang airnya sudah surut, hanya saja air masih meremdam areal persawahan. Namun, yang dikhawatirkan apabila hujan deras turun lagi, maka pemukiman penduduk diterjang banjir. Makanya, kita standby terus di lokasi untuk memantau perkembangannya,” ujarnya.

Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekontruksi BPBD Kabupaten Sukabumi, Anita Mulyani mengatakan, bencana longsor yang menimbun akses lalu lintas di jalan raya provinsi ini, telah menyebabkan arus lalu lintas di jalur tersebut tidak bisa berjalan normal. Lantaran, material longsor sepanjang 10 meter telah menutupi akses jalur tersebut.

“Saat kejadian, tim URC langsung ke lapangan untuk melaksanakan penanganan dan pengamanan darurat. Namun, mengingat hujan belum reda sepenuhnya dan dikhawatirkan tanah masih bergerak, maka pembersihan secara keseluruhan dilaksanakan hari ini.

Alat berat excavator sudah diterjunkan untuk mobilisasi ke lapangan. Alhamdulillah sekarang arus lalu lintas sudah kembali normal,” pungkasnya.

Sementara bencana longsor yang terjadi di wilayah Kecamatan Cisolok, tepatnya di Kampung Cisalak, Desa Pasirbaru, bencana longsor tidak menelan korban jiwa.

Hanya saya satu rumah warga terancam tergerus longsor. Sedangkan di Kampung Sinarbakti RT 02/04, Desa Sumberjaya, Kecamatan Tegalbuleud, bencana longsor telah merusak dua rumah warga.

“Ada dua rumah warga mengalami kerusakan di bagian dindingnya. Karena tertimbun material longsor dari bukit,” pungkasnya. (Den)

Laman sebelumnya 1 2
Tags
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button