KABUPATEN SUKABUMI

Waspada, Ancaman Bencana di Pajampangan

SUKABUMI – Memasuki peralihan musim hujan ke musim kemarau telah menyebabkan bencana alam di Sukabumi. Baru-baru ini, sejumlah kecamatan yang tersebar di Kabupaten Sukabumi telah dilanda bencana longsor dan banjir.

Seperti halnya, di wilayah Kecamatan Tegalbuleud, tepatnya di Kampung Rancajawa, Desa/Kecamatan Tegalbuled, terdapat puluhan rumah penduduk dan ratusan hektare lahan pertanian terendam banjir akibat luapan sungai Ciparanje pada Senin (22/6) malam.

Sementara bencana longsor di Kampung Cisentul, Desa Rambay, Kecamatan Tegalbuleud, telah menutupi akses jalan milik pemerintah Popinsi Jawa Barat dari arah Tegalbuleud menuju Sagaranten.

Sementara bencana longsor setinggi tiga meter telah mengancam satu rumah warga di Kampung Cisalak, Desa Pasirbaru, Kecamatan Cisolok pada pukul 22.00 WIB.

Camat Tegalbuleud, Antono mengatakan, banjir akibat luapan sungai Ciparanje ini, telah merendam puluhan rumah warga dan sekitar 300 hektare lahan pertanian dengan ketinggian air mencapai 30 centimeter sampai 75 centimeter.

“Banjir ini, terjadi sekira pukul 20.00 WIB setelah wilayah ini diguyur hujan deras. Lokasi yang terendam berada di Kampung Rancajawa, RT 1/01, Kampung Rancabereum, RT 3/8, Desa/Kecamatan Tegalbuleud dan RT 37/3, Desa Buniasih, Kecamatan Tegalbuleud,” kata Antono kepada Radar Sukabumi, Selasa (23/6).

Saat banjir, sambung Antono, sebagian warga telah bertahan di rumahnya masing-masing dan juga ada beberapa warga yang telah mengevakuasi diri ke rumah tetangga atau kerabat terdekatnya yang tempatnya lebih aman dari luapan air sungai Ciparanje.

1 2Laman berikutnya
Tags
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button