Kata Wildansyah lagi setelah melihat pemberitaan meski hasil penarikan pajak digunakan untuk pembangunan sebagian, namun dimungkinkan sebagian lagi digunakan oleh oknum untuk menumpuk kekayaan secara pribadi.
“Terlebih oknum pejabat pajak sendiri hartanya katanya banyak sampai milyaran, kalau lihat dari pemberitaan mah, terus itu kendaraan kendaraan mewah yang digunakan dan dipamerkan di medsos oleh pelaku itu gak bayar pajak,” bebernya.
“Kalau begitu kita juga buat apa saya pajak, meskipun itu kewajiban, kalau untuk membuat mereka (pejabat- red) bikin kaya mah. Ini bukan jaman romusa, melihat ke belakang ketika masyarakat ditekan untuk bayar pajak, tapi hasil pungutan pajak untuk kepentingan pribadi. Setelah kejadian ini saya jadi mikir dua kali untuk bayar pajak,” imbuhnya. (Cr2/d)






