Warga Gunungpuyuh Sukabumi Ditemukan Meninggal Tergeletak di Gudang Pengelasan Cicurug

Penemuan Mayat Sukabumi
DIEVAKUASI : Petugas gabungan saat mengevakuasi jasad Noor Amin (63) asal warga  Gunungpuyuh, Kota Sukabumi yang ditemukan tergeletak di gedung bengkel las, tepatnya di Kampung Legos, RT 05/RW 02, Desa Nyangkowek, Kecamatan Cicurug pada Rabu (30/11) pagi.(FOTO : UNTUK RADAR SUKABUMI)

SUKABUMI — Warga Desa Nyangkowek, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria yang tergeletak di sebuah gedung bengkel las, tepatnya di Kampung Legos, RT 05/RW 02, Desa Nyangkowek, Kecamatan Cicurug pada Rabu (30/11) pagi.

Camat Cicurug, Ading kepada Radar Sukabumi mengatakan, korban yang diketahui bernama Noor Amin (63) asal warga Jalan Raya Gotong Royong, RT 03/RW 05, Kelurahan, Gunungpuyuh, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi ini, pertama kali ditemukan oleh Kamal (65) melihat korban tergeletak di bengkel las milik Ibu Rosi sekitar pukul 07.30 WIB.

Bacaan Lainnya

“Korban ditemukan tewas dengan kondisi mulutnya mengeluarkan darah. Setelah mengetahui hal itu, warga langsung melapor kepada pemerintah desa dan Kecamatan Cicurug serta Polsek Cicurug,” kata Ading kepada Radar Sukabumi pada Rabu (30/11).

Berdasarkan laporan dari petugas dilapangan, sambung Ading, korban sudah ada sekitar 9 bulan terakhir menempati gudang bengkel las tersebut, untuk dijadikan tempat tinggal. Semasa hidupnya, ia sebatang kara tinggal di wilayah tersebut dan ia dikenal warga setempat sering mengikuti pengajian di makjelis taklim di wilayah desa tersebut.

“Jadi biasanya gerbang gudang setiap pagi terbuka, tapi kali ini terlihat tertutup, sehingga masyarakat bertanya dan akhirnya setelah di lihat ternyata almarhum sudah tergelatak di bawah,” ujarnya.

Selanjutnya, korban diperiksa oleh Polsek Cicurug didampingi tim medis dan Satpol PP Kecamatan Cicurug serta unsur Koramil dan Desa Nyangkowek.

“Hasil pemeriksaan tim medis dan pihak kepolisian, pada tubuh korban tidak ditemukan adanya luka atau benda senjata tajam pada tubuh korban,” imbuhnya.

Berdasarkan keterangan dari saksi atau warga setempat yang merupakan teman korban, bahwa sehari sebelum meninggal dunia, korban ini sering mengeluhkan sakit sesak nafas.

“Korban meninggal dunia, kemungkinan dari sakit yang diderita oleh korban. Adapun darah yang keluar dari mulutnya itu, disinyalir dari pecahnya pembuluh darah,” timpalnya.

Pos terkait