Sementara itu, Ketua Pemuda Peduli Lingkungan Sukabumi (PPLS) Sukabumi Taufik mengatakan, tumpukan sampah yang sudah berlangsung bertahun-tahun ini dapat menimbulkam berbagai penyakit apabila di biarkan begitu saja. “Penyakit yang timbul karena sampah bisa menyebabkan diare, kolera, tifus. Bahkan, penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) akan meningkat cepat di daerah pengolahan sampah yang tidak memadai seperti di wilayah ini,” katanya.
Menurut Taufik, tumpukan sampah selain dapat mencemari air dan tanah yang berada disekitarnya juga dapat mempercepat pemanasan global karena menghasilkan gas metan Ch4 yang bisa merusak atmosfir. “Jelas perlu serius menangani sampah karena banyak penyakit yang timbul di sebabkan sampah,” ujarnya.
Edukasi dan kampanye mengenai bahayanya sampah, papar Taufik, harus terus berkesinambungan diberikan terhadap masyarakat. Hal ini, dilakukan agar masyarakat sadar dan merubah kebiasaan buruk membuang sampah sembarangan. “Edukasi daur ulang harus terus dilakukan agar masyarakat sadar bahwa di tumpukan sampah ini ada nilai uang. Sekaligus memutus jaringan peredarann sampah,” pungkasnya.
(cr13/d)



