KABUPATEN SUKABUMI

Viral Siswi SD Derita Jantung Bocor, Dinas Kesehatan Pastikan Penanganan Penuh

×

Viral Siswi SD Derita Jantung Bocor, Dinas Kesehatan Pastikan Penanganan Penuh

Sebarkan artikel ini
Sekretaris Dinas Kesehatan, Maskur Alawi, memastikan bahwa Silvi bukan luput dari perhatian.
Sekretaris Dinas Kesehatan, Maskur Alawi, memastikan bahwa Silvi bukan luput dari perhatian.

SUKABUMI — Sebuah video menyentuh hati yang memperlihatkan seorang siswi sekolah dasar terbaring lemah akibat penyakit jantung bocor dan gangguan pernapasan viral di media sosial. Bocah perempuan bernama Silvi, pelajar kelas V di SDN Gunung Cabe, Desa Cimaja, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, menjadi sorotan publik setelah kisah pilunya menyebar luas.

Dalam video yang diunggah akun Cacantikan, Silvi tampak terbaring lemas di rumahnya. Ia disebut menderita penyakit jantung bawaan dan mengalami penyumbatan saluran pernapasan. Kondisinya kian memburuk karena pengobatan sempat tertunda akibat keterbatasan biaya. Ayah Silvi telah meninggal dunia, sementara sang ibu yang juga tengah sakit menjadi satu-satunya penopang keluarga.

Bank bjb Tandamata

Kisah Silvi memantik simpati warganet dan masyarakat luas. Banyak yang mempertanyakan sejauh mana penanganan medis telah diberikan, serta mendesak pemerintah daerah untuk turun tangan.

Menanggapi hal tersebut, Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi langsung melakukan kunjungan ke rumah Silvi. Sekretaris Dinas Kesehatan, Maskur Alawi, memastikan bahwa Silvi bukan luput dari perhatian. Ia menjelaskan bahwa sejak 2024, Silvi telah didiagnosis menderita penyakit jantung bawaan dan telah dirujuk dari Puskesmas ke RS Sekarwangi, lalu ke RS Harapan Kita di Jakarta.

Namun, karena kondisi ekonomi keluarga dan kesehatan sang ibu yang memburuk, proses pengobatan lanjutan sempat terhenti. “Setelah video ini viral, kami bersama camat, kepala puskesmas, kepala desa, dan RT langsung turun ke lokasi. Kami pastikan, mulai dari administrasi rujukan hingga biaya operasional dan kebutuhan keluarga selama pengobatan, insyaallah akan kami tanggung,” ujar Maskur.