Sebelumnya, media sosial diramaikan oleh unggahan akun Facebook bernama Ibnu Azzam Ismail di grup Sukabumi Facebook. Dalam unggahannya, ia mempertanyakan kebenaran kabar bahwa warga terdampak bencana di wilayah Nyalindung, Bojongsari, Sukamaju, hingga Bojongkalong diminta iuran untuk membeli solar dan membayar operator alat berat.
“Apakah benar alat berat untuk penanggulangan bencana di wilayah tersebut, biaya solar dan operatornya dibebankan kepada masyarakat, bahkan diminta iuran warga yang terdampak bencana?” tulisnya.
Ia juga mempertanyakan kapasitas pemerintah daerah dalam menangani bencana jika kebutuhan dasar seperti bahan bakar dan biaya operator saja harus ditanggung masyarakat. “Apakah pemda kabupaten sudah semiskin itu sehingga tidak mampu membayar solar dan operator alat berat? Logika saya tidak masuk akal, warga yang sedang kena bencana malah diperas,” tulisnya dengan nada kecewa.(sk)






