TMMD Sukabumi 2022 Dilaksanakan Pasca Berlalunya Pandemi Covid-19

TMMD 2022: Pengerjaan pengaspalan Jln Sirna Tani Street Cibanteng sepanjang 6,2 km sedang berlangsung dan direncanakan selesai 11 Juni mendatang. (ist)

SUKABUMI – Pelaksanaan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-113 TA 2022 Wilayah Korem 061/Sk digelar di wilayah Kodim 0622/Kab Sukabumi, tepatnya di Desa Cikangkung Kecamatan Ciracap Kabupaten Sukabumi.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Danrem 061/Sk Brigjen TNI Rudy Saladin yang didampingi Dandim 0622/Kab.Sukabumi Letkol Inf Anjar Ari Wibowo di Aula Setda Kabupaten Sukabumi Jl.Siliwangi Pelabuhanratu pada Rabu (11/5/2022).

Bacaan Lainnya

Danrem 061/Sk Brigjen TNI Rudy Saladin mengatakan, mekanisme kegiatan TMMD Kodim 0622/Kab.Sukabumi kali ini melakukan beberapa pekerjaan pembangunan maupun renovasi sarana prasarana fisik dan non fisik.

“Untuk pengerjaan sasaran fisik diantaranya pengaspalan Jalan Sirna Tani Street Cibanteng, dengan panjang 1400 meter dan lebar 2,5 m,” ujar Danrem 061/Sk Brigjen TNI Rudy Saladin melalui keterangan resminya kepada Radar Sukabumi, Jumat (3/6/2022)

Menurutnya, jalan tersebut merupakan sarana terpenting bagi masyarakat dalam melaksanakan aktivitas kesehariannya. “Karena warga Sirna Tani Cibanteng dan sekitarnya biasanya jika akan pergi ke pasar, sekolah, kerja dan melakukan kegiatan lainnya lebih sering melalui jalan itu,” katanya.

Oleh karena itu, pembangunan atau perbaikan jalan kampung tersebut tentunya mendapat apresiasi dari warga masyarakat sekitar. Mereka tentunya sangat menginginkan aktivitas keseharian mereka berjalan dengan lancar, cepat dan tanpa hambatan apapun.

Selain pengaspalan, pelaksanaan pengerjaan TMMD oleh Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi yaitu pemasangan plat beton kemudian renovasi posyandu, renovasi MCK, musala dan masjid. Kemudian, ada juga pembangunan MCK baru.

“Sasaran fisik tambahan ini tentunya menjadi sangat penting semuanya, karena memang sarana tersebut adalah area publik yang sangat penting misalnya posyandu atau pos pelayanan terpadu yang merupakan sarana bagi para balita dan ibu hamil dalam menjaga kesehatan,” paparnya.

Brigjen Rudy Saladin menjelaskan bahwa keberadaan posyandu tentunya sangat bermanfaat dalam pemberian layanan kesehatan ibu dan anak, KB, imunisasi, gizi, penanggulangan diare, pemeriksaan kehamilan dan nifas, pelayanan peningkatan gizi melalui pemberian vitamin dan pil penambah darah, dan juga Imunisasi TT untuk ibu hamil.

Sedangkan untuk renovasi musala dan renovasi masjid juga menjadi penting, lantaran kedua sarana tersebut sebagai tempat untuk menjalankan ibadah bagi umat muslim.

“Selain salat tentunya musala maupun masjid bisa dijadikan tempat bersilaturahmi antar warga, di mana mungkin setelah seharian bekerja atau sibuk melakukan aktivitas masing-masing maka musala dan masjid bisa mempertemukan warga masyarakat satu dan yang lainnya pada saat melaksanakan ibadah salat. Selain untuk salat dan silaturahmi, masjid dan musala juga dapat dijadikan tempat mengaji anak-anak,” paparnya.

Selain renovasi posyandu, masjid dan musala ada juga renovasi mandi, cuci, kakus (MCK) dan juga pembangunan MCK baru.

Sementara itu, menurut paparan Dandim 0622/Kabupaten Sukabumi yang disampaikan kembali oleh Kapenrem 061 Suryakancana Mayor lnf Heru, pelaksanaan pengerjaan pembangunan dan renovasi sarana prasarana sasaran fisik maupun non fisik tersebut menggunakan anggaran APBD Kabupaten Sukabumi dan APBD
Provinsi Jawa Barat (Jabar), serta bantuan dari Dinas Perindustrian PT Indocement Bogor.

Jumlah uang yang dikeluarkan dari APBD Kabupaten Sukabumi untuk kegiatan TMMD kali ini yaitu sebanyak Rp2.200.000.000, kemudian anggaran dari APBD Provinsi Jawa Barat (Jabar) yaitu sebanyak Rp350 juta sedangkan bantuan dari Dinas Perindustrian yaitu berupa semen sebanyak 160 sak.

Brigjen TNI Rudi Saladin selaku Komandan Korem 061 SK dalam menanggapi pelaksanaan kegiatan TMMD ke-113 T.A 2022 di wilayah Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan tersebut yaitu merupakan sinergitas antara TNI dengan pemerintah kabupaten dalam hal ini yaitu Kodim 0622 Kabupaten Sukabumi dengan Pemkab Sukabumi.

Tentunya hal tersebut untuk mendukung Pemkab Sukabumi dalam memberikan pelayanan yang terbaik bagi warga masyarakat, khususnya dalam pembangunan maupun renovasi sarana prasarana area publik. Maka selaku Danrem, ia sangat mendukung dan mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh Kodim 0622 Kabupaten Sukabumi. Apalagi kegiatan tersebut merupakan salah satu hal positif untuk warga masyarakat sekitar.

Sinergitas yang baik dan produktif tentunya sangat dibutuhkan oleh warga masyarakat, kemudian anggota TNI dan juga pemerintah kabupaten. Di mana dengan saling mendukung maka warga masyarakat akan dapat menikmati hasil pembangunan dengan layak.

Kegiatan TMMD ke 113 menurut Dandim 0622/Kabupaten Sukabumi yang disampaikannya pada kegiatan pembukaan TMMD yaitu bersifat Bottom Up Planning atau perencanaan dari bawah ke atas dan ditujukan untuk menjawab aspirasi dan tuntutan kebutuhan masyarakat setempat yang bersifat dinamis sehingga hasilnya sesuai dengan yang harapan dan langsung dirasakan oleh masyarakat. Oleh karenanya Dandi mewakili pemda dan masyarakat Kabupaten Sukabumi menyampaikan ucapan terima kasih dan Apresiasi kepada segenap jajaran TNI terutama jajaran Kodim 0622/ Kabupaten Sukabumi.

Pelaksanaan bakti TMMD semakin selaras dengan pembangunan di daerah dan pengabdiannya pun semakin dirasakan oleh masyarakat desa terlebih Program TMMD selalu dilakukan secara gotong royong dan bahu membahu antara TNI, Polri, pemerintah daerah, pemerintah desa dan masyarakat dengan mendayagunakan lembaga kemasyarakatan desa.

Ikhtiar TMMD tentunya telah sesuai dengan tema yang diangkat pada 2022 ini yaitu “Dedikasi Terbaik membangun NKRI”. Substansi yang terkandung di dalamnya, juga bermakna bahwa Pengabdian TNI dilakukan secara terintegrasi dalam mewujudkan pembangunan di wilayah demi kesejahteraan masyarakat.

Program TMMD merupakan salah satu Program Operasi Bhakti TNI yang dilaksanakan secara terpadu dan berkelanjutan yang disinergikan dan diintegrasikan untuk membantu meningkatkan percepatan pembangunan di Daerah yaitu guna meningkatkan taraf hidup Masyarakat. Program TMMD ini pelaksanaannya dimulai sejak 11 Mei hingga 9 Juni 2022, kemudian akan dilanjutkan secara serentak di 50 kabupaten/kota, 55 Kecamatan dan 73 Desa termasuk salah satunya di Desa Cikangkung

Kecamatan Ciracap Kabupaten Sukabumi dengan sasaran fisik dan non fisik, namun untuk sumber anggaran detailnya dan penjelasan alokasi besarannya serta peruntukannya sebagaimana disampaikan oleh panitia.

TMMD telah banyak memberikan pelajaran berharga yakni betapa penting dan luar biasanya semangat gotong royong membangun bangsa dan negara dari desa atau daerah pinggiran sehingga dapat membantu aksesibilitas masyarakat yang akan bekerja bersekolah, beribadah berkegiatan sosial dan aktivitas lainnya.

Bentuk fisik lainnya adalah memugar rutilahu, kemudian jambanisasi dan sanitasi di mana semua kegiatan tersebut sangat baik untuk meningkatkan derajat kehidupan masyarakat yang lebih layak dan sehat.

Selain itu ada upaya-upaya non fisik yang sifatnya memberdayakan masyarakat desa terutama dalam bentuk penyuluhan yang menguatkan sektor-sektor pembangunan di desa. Program TMMD ini bukan hanya bisa meminimalisir persoalan kemiskinan melalui Ikhtiar membangun sarana fisik bagi masyarakat desa saja, namun juga eksis membangunkan semangat menjaga kekompakan dan rasa percaya diri masyarakat, agar mampu mengelola potensi yang dimiliki dan memiliki kesiapsiagaan serta kemampuan menangani setiap bentuk ancaman dan tantangan yang dihadapi seperti munculnya permasalahan terorisme radikalisme dan bahaya narkoba yang bisa terjadi kapan saja dan di mana saja.(*/rls)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan