Warga sekitar telah melakukan berbagai upaya untuk mengurangi kerusakan, tapi dengan perbaikan yang hanya menggunakan batu dan semen tidak bisa bertahan lama karena tergerus arus air. “Saat hujan kan air dari atas itu cukup besar, jadi kami perbaiki dengan bahan seadanya, itu tentunya tidak bisa bertahan lama,” sambungnya.
Dirinya berharap, akses utama warga dua kecamatan itu bisa segera mendapat perbaikan. Sehingga, pengguna jalan maupun warga dapat melintasinya dengan nyaman. “Menghambat berbagai aktivitas pastinya, tapi selama ini kami bersabar saja. Kami berharap kepada pemerintah supaya memperhatikannya,” imbuhnya.
Sementara itu, Camat Cicantayan, Abdul Rivai mengungkapkan, berbagai cara usulan sudah dilakukan kepada instansi yang berkaitan. Namun sejauh ini, yang menjadi persoalan adalah keterbatasan anggaran karena jalan yang harus diperbaiki di Kabupaten Sukabumi cukup banyak.
“Dari mulai saya menjabat camat di sini sudah melakukan berbagai cara. Beberapa hari kebelakang saat kami kembali datangi Dinas Pekerjaan Umun dan Bina Marga rencanya akan mengalokasikan perbaikan pada pertengahan tahun ini,” pungkasnya. (Cr15/d)





