Siswa di Nyalindung, Sukabumi Tak Lagi Sebrangi Sungai ke Sekolah

PERESMIAN
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Hasim Adnan saat meresmikan jembatan Citalahab di wilayah Desa Bojongsari, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi.

NYALINDUNG – Warga dari tiga desa yang ada di Kecamatan Nyalindung, Sukabumi kini bisa bernafas lega. Sebab, jembatan yang sebelumnya rusak akibat diterjang banjir bandang sekira enam bulan lalu, kini sudah dibangun kembali melalui program CSR dari PT Migas Utama Jabar (MUJ).

Ambruknya jembatan tersebut, sebelumnya membuat aktivitas warga terganggu. Baik itu perekonomian, maupun aktivitas siswa yang ingin berangkat ke sekolah. Karena, mereka sebelumnya harus menyebrangi sungai akibat tak adanya jembatan.

Bacaan Lainnya

Sejak jembatan rusak, warga dan puluhan pelajar di wilayah tersebut, terpaksa harus melintasi Sungai Citalahab di Kampung Cipiit, RT 04/RW 06, Desa Bojongsari, Kecamatan Nyalindung.

Anggota DPRD Jabar Hasim Adnan mengatakan, jembatan yang memiliki panjang 80 meter menghubungkan beberapa desa di Nyalindung. Yakni, Desa Sukamaju dan Desa Wangunreja.

“Pada Jumat (23/12) kami bersama perwakilan dari PT MUJ melakukan peresmian jembatan Citalahab. Alhamdulillah, peresmian jembatan itu, mendapatkan sambutan antusias dari semua kalangan. Khususnya warga setempat dan dihadiri perangkat desa dan pemerintah kecamatan setempat,” kata Hasim Adnan kepada Radar Sukabumi pada Minggu (25/12).

Jembatan itu, kata Hasim, sebelumnya ambruk akibat luapan arus Sungai Citalahab. Akibatnya, masyarakat setempat kesulitan untuk beraktivitas.

Dia pun berkoordinasi dengan PT MUJ untuk hadir dan menyalurkan program CSR dengan membangun kembali jembatan di wilayah tersebut. Sebab, PT MUJ merupakan salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang masuk pada mitra kerja DPRD Provinsi Jawa Barat.

“Kami sangat mengapresiasi PT MUJ Jabar yang merespons kondisi jembatan ini. Jadi, jembatan it dibangun dengan biaya Rp140 juta yang seluruhnya dananya berasal dari program CSR PT MUJ,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Divisi CSR PT MUJ, Ridwan mengatakan, sumber anggaran pembangunan jembatan itu dari program CSR. “Pembangunan jembatan ini, merupakan kebahagiaan tersendiri bagi PT MUJ karena manfaatnya bisa secara langsung dirasakan masyarakat,” kata Ridwan.

Camat Nyalindung Neni Ulfah menyambut baik terkait pembangunan jembatan itu. Sebab, jembatan darurat sebelumnya yang terbuat dari bambu telah rusak terbawa banjir bandang.

“Makanya dengan adanya pembangunan jembatan itu, diharapkan bisa bermanfaat untuk pertumbuhan ekonomi masyakarat. Apalagi anak sekolah juga sampai menyeberang ke sungai, kasihan yah. Alhamdulillah dengan adanya pembangunan jembatan itu sangat bersyukur sekali dan berterima kasih kepada PT MUJ,” pungkasnya. (Den)

Pos terkait