Satu Rumah di Kabandungan Sukabumi Hangus Terbakar Saat Akan Shalat Jumat

Petugas gabungan saat melakukan cek lokasi ke rumah Eeng
DITINJAU : Petugas gabungan saat melakukan cek lokasi ke rumah Eeng di Kampung Cipeuteuy, RT 007/RW 004, Desa Cipeuteuy, Kecamatan Kabandungan, yang hangus terbakar pada Jumat (16/09) siang.(foto : ist)

SUKABUMI – Satu Rumah warga milik Eeng asal warga Kampung Cipeuteuy, RT (007/004), Desa Cipeuteuy, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi hangus terbakar setelah dilalap si jago merah pada Jumat (16/09) siang.

Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Sandra Fitria dalam laporannya mengatakan, peristiwa bencana kebakaran rumah tingal yang terjadi sekitar pukul 11.30 WIB ini, api diduga kuat dari korsleting arus listrik. Sebab, saat kebakaran tidak sedikit warga yang merupakan tetangga korban banyak yang melihat api pertama kali menyala pada bagian atap rumah Eeng.

Bacaan Lainnya

“Berdasarkan keterangan dari Pak Khorudin Tasir yang merupakan tetangga korban, ia melihat api sudah menyala dibagian atas rumah korban. Itu terlihat oleh saksi saat ia hendak melaksanakan mandi untuk shalat Jumatan,” kata Sandra kepada Radar Sukabumi pada Jumat (16/09).

Setelah itu, saksi pertama ini langsung berteriak meminta tolong. Tidak berselang lama, warga yang merupakan tetangga korban berdatangan ke lokasi kejadian dan berupaya memadamkan api yang kondisinya sudah membesar dengan peralatan seadanya. “Diperkiraan api dapat dipadamkan sekitar 30 menit lamanya oleh warga setempat,” ujarnya.

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka-luka akibat bencana kebakaran rumah tinggal tersebut. Hanya saja, insiden kebaran ini telah mengahunguskan bangunan rumah korban yang memiliki ukuran 9 x 6 meter.

“Akibatnya, untuk sementara waktu keluarga Pak Eeng yang berjumlah empat jiwa itu, harus rela tinggal di rumah orangtuanya. Lantaran, bangunan rumah miliknya hangus terbakar,” tandasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.