Satpolairud Sukabumi Larang Wisatawan Berenang, Bendera Merah Berkibar di Peisisr Pantai

  • Whatsapp
Satpolairud Sukabumi
Kasat Polairud Polres Sukabumi memasang bendera berwarna merah sebagai bentuk peringatan di pesisir pantai Sukabumi Selatan.

SUKABUMI – Maraknya kasus kecelakaan laut atau lakalaut di pantai Selatan Sukabumi menjadi perhatian serius jajaran Satuan Polisi Air Udara (Satpolairud) Polres Sukabumi.

Sebagai bentuk tindakan preventif, petugas akhirnya memasang bendera berwarna merah di sepanjang objek wisata pantai Sukabumi yang dianggap rawan kecelakaan laut (laka laut). Hal tersebut sebagai langkah antisipasi terjadinya kecelakaan laut (laka laut) di tengah gelombang tinggi saat ini.

Bacaan Lainnya

Kasat Polairud Polres Sukabumi AKP Tri Andri Affandi mengatakan, kondisi ombak di pesisir pantai terutama Palabuhanratu terpantau gelombang ombak cukup tinggi sehingga khawatir akan membahayakan jika wisatawan tidak berhati-hati dan waspada saat berkunjung ke pantai. Apalagi beraktivitas berenang di pantai dalam kondisi ombak sedang tidak baik.

“Maka dari itu kami memasang bendera merah sebagai peringatan di beberapa objek wisata, bahwa lokasi tersebut rawan kecelakaan laut dan dimbau agar tidak berenang terlebih dahulu.

Semua ini demi keselamatan wisatawan. Jangan sampai terjadi lagi korban terseret ombak seperti sebelumnya,” ujar Tri kepada Radar Sukabumi, Minggu (24/10).

Lanjut Tri, pemasangan bendera peringatan tersebut dipasang di bebapa lokasi objek wisata yang dianggap rawan kecelakaan laut.

Mulai dari Pantai Bagbagan, Pantai Istana Presiden Citepus, Pantai Istiqomah, Samudera Beach Hotel (SBH) Karanghawu hingga di kawasan pantai Ujunggenteng Kabupaten Sukabumi.

“Lokasi pemasangan di daerah rawan laka laut tenggelam di sepanjang pantai wisata jumlahnya ada 60 bendera. Mudah – mudahan wisatawan dapat mengikuti imbauan kami, sehingga tidak terjadi laka laut,” paparnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *