Selain itu, SCG tengah mengembangkan sistem Refuse-Derived Fuel (RDF) bersama Pemerintah Kota Sukabumi. Fasilitas RDF akan dibangun di TPA Cikundul sebagai solusi untuk mengatasi kelebihan kapasitas TPA dan mengurangi emisi karbon dari sektor limbah.
Sejak 2023, SCG juga menjalankan program SCG Mentari yang mencakup edukasi lingkungan, pengelolaan sampah berbasis komunitas, serta rehabilitasi kawasan terdampak.
Tenaga Ahli Menteri Bidang Komunikasi dan Media, Hariyanto, mengapresiasi langkah SCG dalam menginisiasi solusi jangka panjang pengelolaan sampah di Indonesia.
“SCG segera membangun fasilitas pengolahan sampah terpadu. Harapannya, sampah yang menumpuk di TPA dapat terkelola dengan baik, bersih, dan membawa manfaat bagi lingkungan,” ujarnya.
Melalui kolaborasi lintas sektor ini, peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025 bukan hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi momentum untuk mempercepat aksi nyata dan inovatif dalam mengatasi salah satu tantangan lingkungan terbesar dunia: polusi plastik.(den/d)






