Rumah Korban Bencana Pergerakan Tanah Malah Kebakaran, Begini Kronologisnya

  • Whatsapp
DIPADAMKAN : Petugas gabungan bersama warga saat berupaya memadamkan api yang membakar rumah Uyum (70) warga Kampung Ciiherang, RT 01/02, Desa Cijangkar, Kecamatan Nyalindung.

NYALINDUNG — Sudah jatuh tertimpa tangga, hal yang cocok untuk kondisi Uyum (70), pasalnya rumah yang berada di Kampung Ciiherang, RT 01/02, Desa Cijangkar, Kecamatan Nyalindung, hangus terbakar setelah dilalap si jago merah. Padahal, kondisi lokasinya berada di tempat pergerakan bencana.

Kepala Bidang (Kabid) Rehabilitasi dan Rekontruksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Anita Larasati mengatakan, peristiwa kebakaran yang terjadi pada akhir pekan ini (23/01/2021) sekira pukul 15.35 WIB ini, telah menghabiskan bangunan rumah korban yang berukuran 6 x 5 meter.

Bacaan Lainnya

“Berdasarkan pemeriksaan dan asessment petugas penanggulangan kecamatan (P2BK) Kecamatan Nyalindung, api diduga berasal dari tungku api milik korban,” jelas Anita kepada Radar Sukabumi, Minggu (24/01/2021).

Kuat dugaan penyebab kebakaran itu, berasal dari tungku api. Sebab, saat kejadian pemilik rumah tengah membersihkan rumahnya dan membakar sampah dalam tungku api. Setelah itu, pemilik rumah langsung meninggalkan tungku api dalam kondisi api tengah menyala.

“Jadi, pemilik rumah ini sengaja meninggalkan tungku itu. Karena dikira apinya sudah padam. Selain itu, rumah tersebut juga sudah lama di kosongkan, sebab seluruh keluarganya mengungsi karena terdampak dari bencana per gerakan tanah,” imbuhnya.

Sewaktu, korban meninggalkan rumahnya, tidak lama setelah itu keluar kepulan asap tebal diserai kobaran api yang tengah menjalar dibagian dinding dan atap rumahnya. “Api sulit dipadamkan lantaran bangunan rumah korban terbuat dari material yang mudah terbakat,” paparnya.

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *