Ratusan Personel Balawista Kabupaten Sukabumi Siap Amankan Wisatawan Libur Nataru

Petugas Balawisata
SIAP MENGAMANKAN : Petugas Balawisata saat melaksanakan rapat kordinasi. (Foto : ist)

SUKABUMI — Jelang libur Natal dan Tahun baru, sejumlah persiapan pengamanan objek wisata pantai juga terus dilakukan Badan Penyelamatan Wisata Tirta (Balawista) Kabupaten Sukabumi, Jawa barat.

Salah satunya dengan melakukan koordinasi dan komunikasi dengan Kasat Polairud dan Kadis Pariwisata dimana dalam penanganan liburan nataru tahun ini, menurut ketua Balawista Kabupaten Sukabumi Yanyan Nuryanto, meski semua kendali dibawah BKO Satpol Airud Polres Sukabumi.

Bacaan Lainnya

“Pelaksanaan pengawasan Balawisat kita mulai 26 Desember 2022 hingga 08 Januari 2023 nanti, tentunya sesuai arahan dari Satpol Airud Polres Sukabumi,” ungkap Yanyan kepada Radar Sukabumi. Minggu, (18/12).

Dijelaskan Yanyan, dalam pengawasan dan pengamanan wisatawan, Balawista Kabupaten Sukabumi akan melibatkan sebanyak kurang lebih 137 personel dengan perincian 125 personel yang ada saat ini melakukan pengawasan rutin dan ditambah 12 personel yang saat ini masih melaksanakan tugad diluar Kabupaten Sukabumi.

“Pos pelayanan dan pengawasan nantinya ada 26 titik terbagi dibeberapa wilayah mulai dari Pantai Cisolok hingga pantai Ujung Genteng,” jelasnya.

Adapun untuk penempatan ratusan personel, kata Yanyan lagi di pantai kecamatan Cisolok terdapat 7 pos pantai, Cikakak 2 pos pantai, Palabuhanratu 6 pos pantai, Ciemas 3 pos pantai dan 3 pos Curug, Ciracap 2 pos pantai, Surade 1 pos pantai, Cibitung 1 pos Curug.

“Insya Allah berdasarkan skema yang disampaikan Kasatpol Airud, kami Balawista optimis penanganan liburan Nataru tahun ini akan terkendali denga aman dan lancar, terlebih akan ada bantuan personil dari Satpolairud polres Cirebon yang di tugaskan dibeberapa daerah tujuan wisata pantai,” terangnya.

Ditegaskan Yanyan terdapat kawasan daerah tujuan wisata yang akan mendapat pengawasan ekstra karena lokasi lokasi tersebut memang rawan terjadi kecelakaan laut wisatawan hilang tenggalam, yakni pantai Karanghawu satu dan dua, atau pantai kebon kalapa Cisolok, pantai Kapitol dan Sunset Karang Papak Cisolok, Pantai Taman Wisata Alam Sukawayana Cikakak, pantai Citepus Istiqomah, Citepus muara, Citepus Istana Presiden, Citepus ruang terbuka hijau Palabuhanratu, pantai Cibuaya Pangumbahan Ciracap, dan pantai Minajaya Surade.

“Saat ini memang kami masih terdapat kendala terutam dalam penanganan laka tenggelam itu peralatan dan perlengkapan pertolongan, seperti Board Rescue, Tube Rescue, sarana tindak lanjut pertolongan,” ucapnya.

Namun begitu, Yanyan optimis dengan kordinasi, kerjasama tim dengan satpol airud dan unsur terkait lainnya mulai dari Basarnas, TNI AL, Sarda dan usnur terkait lainnya kendala tersebut akan dapat diminimalisir.

“Balawista akan mengoptimalkan bantuan peralatan dan sarana dari bantuan Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, termasuk mengoptimalkan sinergitas penanganan stekeholder lainnya dibawah kendali operasi Satpol Airud, kami menyakini mampu meminalisir kemungkinan terjadinya laka tenggelam dikawasan daerah tujuan wisata berdasarkan pengalaman penanganan liburan hari raya Idul Fitri yang lalu,” bebernya.

“Serta upaya pencegahan terjadinya laka tenggelam, Dinas Pariwisata maupun Satpol Airud akan memasang lebih dari 200 buah spanduk himbauan dan pemasangan bendera peringatan warna merah di setiap kawasan yang rawan kecelakaan tadi,” tandasnya. (Cr2/d)

Pos terkait