KABUPATEN SUKABUMI

Ramadan Lebih Tenang, SABUMI Hadir di 20 Titik

×

Ramadan Lebih Tenang, SABUMI Hadir di 20 Titik

Sebarkan artikel ini
SABUMI hadir bukan sekadar pasar murah, tapi intervensi nyata menjaga daya beli

SUKABUMI – Di tengah riuh pasar yang sering kali membuat kantong rakyat menjerit, sebuah program bernama Sabilulungan untuk Harga Stabil Kabupaten Sukabumi (SABUMI) hadir sebagai penyejuk. Bukan sekadar pasar murah, SABUMI menjadi intervensi nyata Pemerintah Kabupaten Sukabumi untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah ancaman inflasi.

Bank bjb Tandamata

Kepala Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Sukabumi, Yana Chefiana, menegaskan filosofi sederhana program ini: negara hadir saat harga pangan mulai tak terkendali. “Ketika harga di pasaran mendekati atau melewati HET, SABUMI langsung hadir di tengah masyarakat,” ujarnya.

Efektivitasnya terlihat jelas. Di Desa Cibodas, Kecamatan Bojonggenteng, ratusan liter minyak goreng ludes hanya dalam hitungan jam. Harga yang ditawarkan jauh di bawah pasar, membuat warga berbondong-bondong datang. Tidak hanya minyak goreng, SABUMI juga menyediakan beras merah, beras hitam, hingga gula semut—membuktikan bahwa pangan bergizi pun bisa tetap terjangkau.

Menghadapi Ramadan 2026, Pemkab Sukabumi tancap gas. Sebanyak 20 titik pelayanan disiapkan, separuhnya terintegrasi dengan agenda Muhibah Ramadan Bupati/Wakil Bupati, sisanya menyasar desa-desa prioritas. Dua unit mobil operasional khusus SABUMI pun disiagakan, memastikan pelosok tetap terjangkau.

Keberlanjutan menjadi kata kunci. Yana menegaskan, SABUMI bukan program musiman yang hilang setelah lebaran. “Insyaallah akan terus kami lanjutkan, terutama menyasar desa-desa terpencil,” katanya. Bahkan birokrasi dibuat sederhana: cukup konfirmasi via WhatsApp, tim TPID akan menjadwalkan distribusi sesuai kebutuhan warga.