Puting Beliung Nagrak Sukabumi, Tim JQR Upayakan Bantuan Material

Tim Jabar Quick Response
Tim Jabar Quick Response saat meninjau rumah warga Kampung Sinagar Kolot, Desa Nagrak Utara, Kecamatan Nagrak yang terdampak angin puting beliung, Jumat (11/3).

NAGRAK – Tim Jabar Quick Response (JQR) meninjau ke Kampung Sinagar Kolot, Desa Nagrak Utara, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi yang terdampak bencana angin puting beliung, Jumat (11/3).

Hal ini dilakukan sebagai langkah asesmen untuk melihat apa saja yang dibutuhkan warga terdampak di lokasi bencana.

Bacaan Lainnya

Koordinator perjalanan tim JQR, Galih Farhan Fauzi mengatakan, berdasarkan hasil asesmen di lapangan didapati ada dua rumah di RT 01/08 Kampung Sinagar Kolot yang kondisinya rusak parah, hingga tak bisa ditempati oleh penghuni untuk sementara waktu.

Galih berharap ada upaya kolaborasi antara pemerintahan desa setempat, Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim), serta Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Jabar Quick Response.

“Alhamdulillah ternyata bantuan pun sudah mulai berdatangan, baik dalam bentuk sembako maupun material bangunan untuk
memperbaiki rumah warga yang terdampak.

Nah, selanjutnya tinggal kita kolaborasikan apa-apa saja yang dibutuhkan dalam upaya rekonstruksi dan rehabilitasi rumah warga terdampak ini.

Insyaallah mungkin nanti akan kita support untuk bantuan pembangunan rumah sampai teduh kembali dan bisa ditempati lagi oleh penghuninya,” ungkap Galih kepada wartawan di lokasi.

Kepala Desa Nagrak Utara, Basrah Ramdansyah menyebutkan kondisi terakhir pihaknya tengah fokus melakukan perbaikan-perbaikan rumah terdampak.

Dia juga menyebut masyarakat secara bergotong royong sudah melakukan perbaikan sementara untuk dua rumah yang terdampak secara swadaya, meski masih terbatas pada jumlah material bangunan yang tersedia.

“Warga pemilik rumah terdampak sudah dievakuasi ke rumah kerabat terdekat yang masih bertetangga. Kendalanya mungkin keterbatasan material bangunan, jadi sementara baru ditutup terpal, namun masih kurang.

Kemudian, saya juga menyampaikan banyak terima kasih kepada Pak Gubernur Jawa Barat, kepada Jabar Quick Response atas atensinya. Masyarakat sangat menanti bantuan yang akan diberikan,” ungkap Basrah. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan