KABUPATEN SUKABUMI

Puluhan Warga Kadudampit Sukabumi Was-was Longsor Susulan Kembali Terjadi

×

Puluhan Warga Kadudampit Sukabumi Was-was Longsor Susulan Kembali Terjadi

Sebarkan artikel ini
CEMAS : Salah seorang warga terdampak bencana longsor, Siti Nurjanah (21) saat menunjukan lokasi TPT Lapang Cijagung longsor, tepatnya di Kampung Cijagung, RT 31/RW 08, Desa Gedepangrango, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi pada Selasa (11/07).(FOTO : DENDI/RADAR SUKABUMI)
CEMAS : Salah seorang warga terdampak bencana longsor, Siti Nurjanah (21) saat menunjukan lokasi TPT Lapang Cijagung longsor, tepatnya di Kampung Cijagung, RT 31/RW 08, Desa Gedepangrango, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi pada Selasa (11/07).(FOTO : DENDI/RADAR SUKABUMI)

Sementara itu, Ketua RT (31/08), Desa Gedepangrango, Kecamatan Kadudampit, Isep Saepul Alam mengatakan, pihaknya membenarkan perihal kondisi warganya yang dihantui kecemasan soal bencana longsor susulan dari TPT Lapang Cijagung.

Bank bjb Tandamata

“Warga di RT kami itu, tidak banyak meminta apapun yah. Mereka hanya berharap agar semuanya dapat terselesaikan dengan cepat, terutama Lapang Cijagung yang saat ini dipakai untuk pembuangan tanah dari proyek Cut and Fill pembangunan Jalan Lingkar Utara,” jelasnya.

Pasca kejadian bencana tanah longsor ini, pihak pengembang dari proyek pembangunan Jalan Lingkar Utara ini, sempat memberikan santunan kepada warga berdampak dari bencana tanah longsor tersebut. Namun, bantuan dari pihak pengembang proyek itu, ditolak oleh warga terdampak.

“Kemaren sempat ada kayanya mandor dari proyek Cut and Fill. Mereka mahu ngasih uang santunan. Namun, warga terdampak sepakat untuk menolak santunan tersebut. Iya, alasan warga disini, mereka itu tidak mahu dibeli dengan uang. Karena, warga inginnya diselesaikan lapang itu,” pungkasnya. (den/d)