Jalur ini juga menjadi akses utama pelajar menuju SMPN 2 Cikembar dan SMA di wilayah Sukamaju. Meski belum pernah ada kecelakaan fatal, insiden kecil seperti terpeleset kerap terjadi.
Sebelumnya, warga sempat melakukan perbaikan darurat secara swadaya pada 2023, namun tidak bertahan lama. Kini, pembangunan utama ditangani Yayasan Sehati, sementara warga tetap dilibatkan dalam bentuk gotong royong, seperti menyediakan pasir, batu, dan konsumsi untuk relawan.
“Antusiasme warga luar biasa. Semua berharap jembatan ini segera selesai karena sudah terlalu lama dinanti,” pungkas Ence.(den/d)






