Program pemberdayaan masyarakat tersebut mendapatkan sambutan baik dari semua kalangan. Sembari berpesan agar keamanan dan ketertiban di dalam penanamam dijamin langsung oleh PT Bogorindo. Untuk itu, diharapkan seluruh pihak dapat bersama-sama dapat memajukan Desa Serta dapat memberikan dampak ekonomi secara positif.
“Karena kalau tanaman musiman seperti singkong, dibandingin mereka jadi pekerja, itu jauh lebih besar bekerja. Seperti singkong harganya fluktuatif dan dengan luasan tertentu, hasilnya hanya 1 per 10 kalau kita itung-itung secara nilai ekonomis dan sekarang banyak sekali warga yang bekerja bersama kita,” bebernya.
Hal ini, dilakukan untuk membantu meringankan beban pemerintah, terutama dalam mendongkrak pertumbuhan ekonomi warga di masa pandemi Covid-19, khususnya dalam penyerapan tenaga kerja yang berasal dari putra daerah atau warga setempat.
“Kita berharap pemerintah dapat mendukung langkah positif kita dalam menggerakan ekonomi di Sukabumi. Kalau bisa Sukabumi ini, jika terkenal dalam hal komoditasnya.
Tetapi, tidak melupakan ciri khas Sukabumi. Iya, kan Sukabumi itu terkenal dengan tanahnya yang subur dan sebagian besar pencahariannya itu, adalah petani. Untuk itu, kami berharap hal ini dapat menjadi pioner di bidang pertanian,” pungkasnya. (Den)






