Dengan kepercayaan diri, ujar Marwan, dapat membangun jaringan kerja yang mewadahi agar geliat madrasah bisa banyak diketahui publik. Sebab tidak sedikit madrasah yang ada di Kabupaten Sukabumi dalam kiprahnya bisa menoreh prestasi dalam skala nasional.
“Namun sayang prestasi ini tidak semua orang mengetahuinya, sehingga stigma yang berkembang selama ini membuat madrasah menjadi lembaga pendidikan formal yang tidak banyak dilirik oleh seluruh lapisan masyarakat,” tandasnya.
Untuk itu, saatnya madrasah diberikan keleluasaan untuk membangun jaringan kerja. Sebab dengan demikian, maka kualitas inovasi dan SDM akan menjadi lebih baik serta para penyelenggara pendidikan madrasah semakin termotivasi untuk memajukan madrasahnya.
“Jika ditangani dengan serius pada konten akademik dan desain kurikulumnya yang baik. Maka, tidak bisa dipungkiri madrasah akan mampu menciptakan generasi yang lebih baik dari pada lembaga pendidikan umumnya,” pungkasnya. (cr13/d)





