GUNUNGGURUH – Memperingatan Hari Air Sedunia (HAS) 2019, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sukabumi menggelar aksi bersih-bersih sampah di mata air Goa Kuotamaneuh, di Kampung Babakan Ciburial, Kedusunan Keuotamaneuh Barat, Desa Cikujang, Kecamatan Gunungguruh, kemarin (24/3). Ini dimaksudkan untuk menjaga cagar budaya alam dan nilai sejarah.
Ketua PMI Kabupaten Sukabumi, Hondo Suwito mengatakan, dalam aksi bersih-bersih sampah di Goa Kuotamaneuh itu, PMI Kabupaten Sukabumi bekerjasama dengan Komunitas Ceko, Pasi Extras dan warga sekitar. “Dalam waktu 4 jam lamanya, kami berhasil membersihkan sampah,” jelas Hondo kepada Radar Sukabumi, kemarin (24/3).
Akibat banyak tumpukan sampah, sambung Hondo, mata air yang berada di sekitaran Goa Kutamaneuh ini tidak bisa dinikmati warga sekitar. Untuk itu, ia berharap dengan aksi bersih-bersih itu, warga dapat lebih peduli terhadap lingkungan. “Semoga warga dapat menjaga mata air yang indah di dalam goa ini untuk dapat terus dinikmati hingga anak cucunya nanti,” ujarnya.
Selain melakukan aksi bersih-bersih, papar Hondo, PMI Kabupaten Sukabumi juga melakukan penanaman pohon tepat di atas Goa Kutamaneuh. Hal ini dimaksudkan untuk menjaga produktivitas mata air di dalam Goa.
“Sebanyak 20 bibit pohon. Pohon-pohon ini diharapkan bisa menjadi penunjang mata air agar terjaga kebersihannya. Hal kecil yang kami lakukan selama 2 hari ini, senantiasa bisa bermanfaat besar bagi masyarakat sekitar dan menjadi stimulan bagi mereka untuk tetap menjaga kelestarian lingkungan,” paparnya.
Sebelum melakukan aksi bersih-bersih di Goa Kuotamaneuh, ujar Hondo, PMI Kabupaten Sukabumi terlebih dahulu melakukan aksi yang sama di sungai sepanjang 5 kilometer dari Kecamatan Kadudampit, hingga ke Kecamatan Cisaat.
“Dari sepanjang 5 kilometer ini, kami berhasil mengumpulkan sampah lebih dari 20 karung yang beratnya hampir mencapai setengah ton. Sampah-sampah ini, kemudian dibuang ke Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA) Cikundul,” bebernya.
Sementara itu, Kepala Desa Cikujang, Uus Somantri menjelaskan, pihaknya mewakili warga mengucapkan banyak terimakasih kepada PMI Kabupaten Sukabumi dan relawan lainnya yang sudah peduli dan melakukan aksi bersih-bersih di Goa Kuotamaneuh.
“Goa yang memiliki luas sekitar 1,2 hektare ini, merupakan tempat persembunyian Raja Pajajaran, Parabu Siliwangi dari kejaran puteranya Raden Kian Santang pada masanya. Untuk itu, kami sangat mengapresiasi terkait aksi sosial ini.
Sebab dengan bersih-bersih ini, selain dapat menjaga kelestarian cagar budaya juga tentunya air yang bersumber dari dalam goa itu, bisa secara maksimal dimanfaatkan warga sekitar,” pungkasnya. (Den)






